POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

PLN Karimun Kehilangan Daya 10 MW

Foto -Ria ia

KARIMUN, POSMETRO.CO: Malam tahun baru Imlek terasa beda tahun ini. Sejumlah wilayah di pulau Karimun besar akan mengalami pemadaman listrik, Sabtu (21/1). PLN Karimun mengaku kehilangan daya 10 Megga Watt (MW). Bukan hanya malam hari, pemadaman sudah dilakukan sejak pukul 09.30 Wib pagi.

Kehilangan daya hampir separuh daya yang dibutuhkan untuk menerangkan rumah warga, perhotelan, dan lainya itu disebabkan dua mesin Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang ada di Karimun mengalami masalah.

Sebenarnya kerusakan pembangkit PLTU sudah terjadi sejak 17 Januari lalu dimana satu mesin nya menjalani masa pemeliharaan. Namun saat itu pasokan listrik masih dapat terpenuhi. Dan masih mampu mengatasi pemadaman listrik. Meski PLN harus menyurati hotel dan swalayan untuk menggunakan mesin genset sendiri.

Namun, masalah lain terjadi di PLTU, pada Sabtu (21/1) pagi. Mesin unit 2 milik PLTU kembali mengalami masalah. Akibatnya 2 mesin pembangkit milik PLTU tak dapat berfungsi.

Menurut pihak PLN, mesin unit 2 mengalami kerusakan pada boiler. Akibat kerusakan ini PLTU tak dapat menyuplai aliran listrik ke PLN. Pemadaman listrik kali ini tak terelakan.

“Positif hari ini pemadaman listrik tak terelakan. Karena yang pertama PLTU unit 1 dalam masa pemeliharaan sejak 17 januari kemarin. Dan tadi pagi jam 9.30 kembali mesin PLTU unit 2 mengalami gangguan pada boiler, jadi kelistrikan karimun saat ini hanya disuplay oleh PLTD Bukit carok, kita kehilangan 10 Mega Watt,” ucap Hendrico, kepala PLN Karimun kepada Posmetro.

Kali ini pemadaman bukan hanya terjadi pada malam hari. Namun terjadi sejak siang hari.

“Dari siang ini kita sudah mulai pemadaman, daya yang kita miliki sisa 22 MW saja, itu yang disuplai dari PLTD Bukit Carok,” tambah Hendrico.

Sementara beban puncak pemakaian kelistrikan di Kabupaten Karimun berada di range 25 MW hingga 30 MW l.
Sementara saat ini, ketersediaan kelistrikan yang tersedia tinggal 22 MW.

“Beban pemakaian listrik kita dalam 24 jam, tertinggi saat ini di jam 19.00 di 29 MW dan terendah di pagi jam 4 di 20 MW,” jelasnya.

Pemadaman yang dilakukan PLN pun dibagi menjadi 5 giliran. Dimana dimulai sejak pukul 11.00 Wib hingga pukul 14.00 WIB. Kemudian dilanjut pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 Wib. Dilanjutkan pukul 17.00 Wib hingga pukul 20.00 Wib, kemudian pukul 20.00 Wib hingga 23.00 Wib dan terakhir pukul 23.00 Wib hingga pukul 02.00 Wib dinihari.(ria)