POSMETRO.CO Metro Kepri Natuna

Banjir Melanda Permukiman Warga di Natuna

Banjir di permukiman warga Natuna, seperti di Ranai Darat, Air Lokon, Air Lebai, Air Raya, Air Kolek.

>>>Wan Siawandi Minta Warga Waspada dan Cari Tempat Aman

NATUNA, POSMETRO.CO : Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di permukiman warga Natuna, seperti di Ranai Darat, Air Lokon, Air Lebai, Air Raya, Air Kolek, Rabu (14/12).

Pantauan di lapangan banjir juga menggenangi sepanjang jalan Sudirman, Hangtuah dan DKW Mohammad Benteng, hingga Jalan RA Kartini, dan Pramuka Ranai. Tinggi banjir berkisar setengah hingga satu meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika di lokasi banjir mengatakan, banjir terjadi sejak pagi hari. Dan belum tahu kapan akan surut.

“Hingga saat ini curah hujan masih tinggi. Meski demikian diimbau kepada warga untuk selalu waspada, dan mencari tingga yang aman,” kata Raja Darmika.

Raja Darmika menyebutkan, dari titik lokasi banjir, yang terparah melanda permukiman warga di Ranai Darat, Air Lebai dan Air Raya.

“Dari pantau sementara lokasi yang terparah di Ranai Darat, Air Lebai dan Air Raya. Ketinggian air mencapai satu meter,” katanya.

Disinggung penyebab banjir diterangkan Raja Darmika, karena intensitas dan curah hujan yang tinggi.

“Diperkirakan curah hujan tinggi ini terjadi hingga dia hari kedepan. Untuk kepada warga untuk waspada,” terang Raja Darmika.

Raja Darmika menambahkan, untuk warga yang terdampak banjir Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyediakan tempat penampungan sementara di Asrama Haji, komplek Masjid Agung Natuna.

“Kemudian Natuna Hotel dan Gedung milik pemerintah yang lokasinya aman,” tambah Raja Darmika.

Dalam penanganan banjir ini sebut Raja Darmika, selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga di bantu pihak Basarnas, TNI POLRI hingga masyarakat.

“Alhamdulillah dalam penanganan banjir ini semua pihak turun tangan,” sebut Raja Darmika.

Disinggung kerugian yang di alami warga, di sampaikan Raja Darmika belum bisa jelaskan.

“Hingga kini masih kita data. Namun yang pasti tak ada korban jiwa,” jelas Raja Darmika.

Sementara itu Bupati Natuna, Wan Siawandi di lokasi banjir Ranai Darat menjelaskan kedepannya saluran air di permukiman warga mesti di perlebar.

“Termasuk pengerukan sepanjang sungai Ranai Darat ini,” kata Wan Siawandi.

Wan Siawandi mengimbau, warga untuk waspada dan mencari tempat yang aman untuk sementara waktu. Kerana curah hujan masih tinggi hingga beberapa hari kedepan.

“Untuk warga agar mencari tempat yang aman hingga banjir surut. Mudah-mudahan tak ada korban jiwa,” pinta Wan Siawandi.

Di lokasi banjir tampak perahu karet milik Polairud Polres Natuna dan Basarnas di kerahkan untuk mengevakuasi warga. (maz)