POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Tersebar Disemua Usia, Kasus HIV di Batam Didominasi Laki-Laki

Ilustrasi HIV/AIDS (PIXABAY)

BATAM, POSMETRO.CO: Berdasarkan data kasus positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Batam dari bulan Januari-Agustus 2022, mencapai 446 orang

Angka tersebut menurun jika dibandingkan tahun 2021 lalu yang lebih tinggi 484 orang dari 20.308 orang yang menjalankan tes. Dari angka 446 orang yang positif, kasus ini didominasi laki-laki sebanyak 333 orang, sementara sisanya 113 perempuan.

Sementara, berdasarkan umur ada anak usia 0-4 tahun terdapat 4 orang, 5-14 ada sekitar 3 orang, 15-19 tahun 10 orang, lalu 20-24 tahun 70 orang, 25-49 tahun sebanyak 315 orang, dan usia 50 tahun ke atas berjumlah 44 orang.

“Mayoritas laki-laki dengan rentang usia 25-49 tahun paling banyak,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam Melda Sari, usai kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2022 di Mal Botania Batam, Kamis (1/12).

Menurutnya, selama 1992 hingga saat ini jumlah penderita HIV di Batam mencapai 8.800 orang. Data itu diketahui melalui gerakan Dinkes Batam dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melakukan pengecekan ke sejumlah tempat seperti tempat hiburan.

Bahkan, sejumlah penyebab penderita itu bisa terjangkit. Beberapa di antaranya yakni lelaki suka lelaki (LSL) dan pengguna jarum suntik. Dibandingkan tahun sebelumnya, persentase penderita HIV di Batam kini menurun.

“Yang terindikasi sebenarnya ada sekitar 30 ribuan. Alhamdulillah 80 persen sudah diperiksa,” jelasnya.

Melda melanjutkan, Pemko Batam kini menyediakan layanan untuk penderita yang ingin berobat di seluruh puskesmas setiap daerah. Pada penanganannya, para penderita HIV AIDS akan diberi obat sebagai pereda dan daya tahan tubuh. Gejala yang dirasakan penderita yakni diare dan sariawan tak tiada henti.

“Mereka yang sudah terjangkit harus rutin konsumsi obatnya. Itu juga selalu dalam pengawasan kita,” ujar Melda.

Merujuk pada data HIV Kota Batam tahun 2022, berdasarkan pekerjaan karyawan/buruk pabrik masih diposisi tertinggi, disusul ibu rumah tangga, lalu wanita pekerja sek (WPS) langsung/tidak langsung, kemudian PPS/gay salon/hotel/ panti pijat, dan lain-lain. (hbb)