POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Kampung Tua Bakau Serip Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik

BATAM, POSMETRO.CO: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), mengumumkan “50 Desa Wisata Terbaik” Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Rabu (27/4) lalu.

Dari 34 Provinsi di Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hanya Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa, Kota Batam, masuk 50 besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2022 tersebut. Hal ini diumumkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

“Iya, alhamdulillah, Kampung Tua Bakau Serip masuk 50 besar Desa Wisata Terbaik dalam ADWI 2022 oleh Kemenkraf. Ini suatu pencapaian yang luar biasa,” kata Gerri, pengelola Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip dan pengurus kelompok sadar wisata Pandang Tak Jemu, Sabtu (30/4).

Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan diri terkait rencana peninjauan Menparekraf bersama dewan juri ke desa wisata Kampung Tua Bakau Serip. Ia menyebutkan untuk proses pendaftaran dimulai dari tanggal 19 Februari 2022 hingga 31 Maret 2022 lalu. Meskipun, mengalami sedikit kendala namun, pihaknya bisa mendaftar dengan lancar di Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kemenparekraf.

“Ini kami lagi bersiap untuk penilaian terakhir dan rencananya ada visitasi (Kunjungan) pak Menteri (Sandiaga Salahuddin Uno),” jelas Gerri.

Melalui chanel YouTube Jejaring Desa Wisata (Jadesta), Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan lebih dari 7 ribu desa wisata ada diseluruh Indonesia, pada tahun 2022 terjaring 3.419 peserta desa wisata dari 34 Provinsi di Indonesia. Rangkaian anugerah, sudah melalui beragam tahap kurasi berdasarkan penilaian dewan juri terhadap 7 kategori penilaian klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data melalui website Jadesta.

Mulai dari proses kurasi menjadi 500 desa wisata, kemudian 300 desa wisata. Lalu dikerucutkan kembali 100 besar hingga terpilih 50 desa wisata terbaik dalam anugerah desa wisata Indonesia bangkit yang diumumkan.

“Selamat saya ucapkan kepada 50 desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus tetap mengembangkan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit,” ucap Sandiaga.

Untuk rangkaian selanjutnya, Sandiaga Salahuddin Uno bersama dewan juri akan meninjau langsung 50 desa wisata terbaik tersebut. Ia juga menyampaikan kepada para peserta desa wisata yang tidak lolos, untuk tetap meningkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi melalui pengisian data desa wisata di website Jadesta Kemenparekraf.

“Ayo, bersama-sama kita wujudkan desa wisata terbaik berkelas dunia, berdaya saing global, dan berkelanjutan. Untuk Indonesia Bangkit,” ucap Sandiaga. (hbb)