POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Pasar Induk Jodoh Dibongkar Besok

Kabid Pasar Disperindag Batam, Zulkarnain.

BATAM, POSMETRO.CO : Sempat terhenti karena ada warga yang meninggal dunia diduga sakit, pembongkaran bangunan lama Pasar Induk Jodoh, di Batuampar, Batam, Kepri berlanjut, Kamis (26/8) besok.

“Ya besok pagi jam delapan,” ujar Kepala Satpol-PP Batam Salim, Rabu (25/8).

Salim menyebut, leading sektor Disperindag Kota Batam yang akan turun mengawal jalannya pembongkaran.

Dalam rancangannya, Kabid Pasar Disperindag Batam, Zulkarnain mengatakan, Pasar Induk Jodoh dibangun lima lantai di atas tanah seluas 2,1 hektar. Diperkirakan menelan dana hingga Rp 334 miliar.

“Pasar ini nantinya akan menampung 1808 pedagang yang saat ini berjualan di Tos 3000 Jodoh, Jodoh Boulevard, dan Pasar Induk sendiri,” kata Zulkarnain belum lama ini.

Pasar nantinya juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dibutuhkan pedagang, seperti gudang dan cold storage (gudang berpendingin). Tersedia juga area parkir yang luas, foodcourt, hingga masjid sebagai sarana ibadah bagi warga pasar dan pengunjung.

“Pasar dirancang senyaman mungkin. Nantinya di pasar induk tak hanya tersedia kebutuhan pokok juga tersedia kebutuhan lainnya, pakaian, elektronik, toko emas, bank, dan lainnya,” katanya.

Lanjut Zulkarnain, yang menarik juga lantai atas atau rooftop. Karena di sana akan ada foodcourt, dan masjid.

“Dari atas view-nya sangat bagus, bisa memandang ke Singapura, Kampung Tua Tanjunguma, dan ke arah kota,” imbuhnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Batam, Udin P Sihaloho, mendukung penuh Pemko Batam untuk merevitalisasi Pasar Induk Jodoh jadi pasar modern.

Udin meminta, sebelum melakukan aktivitas pembongkaran, Disperindag Batam harus kembali turun bertemu dengan masyarakat yang masih bertahan di bekas bangunan pasar tersebut.

“Datang lagi. Sosialisasikan kembali. Karena apapun ceritanya harus dibangun,” katanya belum lama ini. Udin ingin, Pasar Induk Jodoh sesuai  dengan harapan seluruh masyarakat Batam. Menjadi pasar tradisional yang dapat menyediakan sembako dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat.

“Semoga Pasar Induk Jodoh memenuhi kriteria sebagai pasar tradisional, digunakan atau difungsikan sesuai dengan aturan,”  harapnya.

Udin juga mewanti-wanti nantinya jangan sampai terjadi masalah setelah terbangunnya pasar, terutama pedagang yang berjualan di tempat baru.

“Kita minta pedagang-pedagang di sana diprioritaskan. Agar nantinya mereka punya lapak sehingga bisa berjualan di pasar induk,” tutupnya.(cnk)