POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Bright PLN Batam Pastikan Pasokan Listrik Pilkada Aman

Awaluddin Hafid, Direktur Operasi bright PLN Batam bersama Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum saat apel dan gelar pasukan PLN Batam di Komplek Unit Bisnis Servis, Imperium Batam, Kamis (3/11). Foto: hbb

BATAM, POSMETRO.CO: Sukseskan Pilkada pada 9 Desember, bright PLN Batam siagakan pasokan listrik Pilkada mulai dari tanggal 1 hingga 20 Desember tahun 2020. Pengamanan suplai kelistrikan ini untuk memastikan pesta demokrasi berjalan lancar dan aman.

“Kesuksesan, Pilkada menjadi tanggungjawab bersama stake holder termasuk bright PLN Batam. Oleh karena itu PLN Batam telah siaga pasokan listrik Pilkada mulai dari 1 sampai 20 Desember tahun 2020,” kata Awaluddin Hafid, selaku Direktur Operasi brigth PLN Batam saat apel dan gelar pasukan PLN Batam di Komplek Unit Bisnis Servis, Imperium Batam, Kamis (3/12).

Ia mengatakan, bahwa tanggal 9 Desember beberapa wilayah di Indonesia melaksanakan Pilkada serentak. Pihaknya, sepenuhnya mendukung sukseskan Pilkada tersebut. Tentunya, dengan pasokan listrik yang andal dan berkesinambungan.

Karena, hal ini sangat penting, khususnya di titik-titik prioritas seperti kantor KPU Batam, Gudang Logistik, Kantor Bawaslu Batam dan kantor se-kecamatan di Kota Batam. Begitu juga, kantor instansi lainnya, seperti, kantor kepolisian, TNI dan termasuk Bandara Hang Nadim Batam.

“Alhamdulillah, bahwa daya pembangkit tersedia sebesar 550 MW. Daya ini sangat cukup untuk memikul beban yang diperkirakan sekitar 420 MW nanti. Dengan beban daya seperti itu kita punya sisa yang cukup sekitar 130 MW. Tentunya, ini hanya perbandingan yang sangat besar untuk didistribusikan di Batam,” jelas Awaluddin.

Katanya, selama masa siaga seluruh kegiatan pemeliharaan akan ditiadakan. Brigth PLN Batam akan menunda apabila terjadi hal-hal yang dapat mengganggu sistem pasokan listrik. Pihaknya, tentunya segera mungkin mengatasinya. Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyediakan 14 unit alat. Beberapa di antaranya genset portable dan genset mobile sebagai cadangan. Apabila, kondisi pasokan listrik terganggu di hari H.

“Setiap hari, masa siaga kita melakukan penguatan sistem operasi. Dan dengan menambah personil, melakukan piket dan lainnya. Kita juga siagakan genset berupa portable dan mobile,” bebernya.

Awaluddin menyebutkan, pada masa siaga pihaknya mengerahkan 384 orang. Hal ini untuk menjaga pasokan listrik di Batam dengan kondisi di lapangan. Ia berharap sistem kelistrikan di Batam selama pelaksanaan Pilkada 2020 dapat berjalan baik tanpa gangguan signifikan.

“Ada sekitar 384 orang kita kerahkan untuk menjaga pasokan listrik di Batam. Kita berharap sistem kelistrikan bisa berjalan dengan baik tanpa gangguan sinigfikan. Dan tanpa membahayakan pasokan listrik di Batam. Semoga, penyelenggaraan Pilkada 2020 ini dapat berjalan aman dan lancar,” harapnya.

Sementara, Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum menambahkan, Pilkada 2020 tinggal menghitung hari. Segala persiapan dan kesiapan mulai dari aparat, alat-alat, dan petugas sangat dibutuhkan terutama pasokan listrik. Tentunya, perihal ini untuk menjamin pesta demokrasi berjalan sukses, lancar, dan aman.

“Alhamdulillah, dari tahapan-tahapan sudah kita lalui. Insya Allah, segala rintangan, hambatan, dan halangan kita bisa sukses melaluinya,” ujarnya.

Syamsul menjelaskan sebagai institusi yang memiliki kewajiban di dalam melakukan pelayanan publik tentunya PLN Batam bisa memberikan pelayanan terbaiknya. Dengan mempersiapkan secara baik dan terukur. Pemerintah Kota Batam yakin dan percaya, kelistrikan di Batam pada masa Pilkada tidak ada gangguan.

“Kami yakin dan percaya PLN Batam bisa memberikan jaminan dan ketenangan dengan kawan-kawan KPU dan Bawaslu pada 9 Desember nanti. Insya Allah, kita bisa sukses dan lancar pada saat Pilkada nanti,” tegasnya.(hbb)