POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Ratusan Pasien Covid-19 Diisolasi di Rusun dan Bapelkes

Infografis peta situasi terkini positif Covid-19, Kamis (29/10).

BATAM, POSMETRO.CO: Edukasi penerapan protokol kesehatan terus digerakkan. Penerapan ini menjadi salah satu hal yang penting untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Di sisi lain jumlah kasus Covid-19 masih terjadi. Data terbaru, Kamis (29/10) penambahan pasien Covid-19 ada 20 orang. Dengan rincian terkonfirmasi bergejala 12 orang, tanpa gejala 2 orang, dan 6 orang kontak erat. Sementara pasien yang sembuh ada 30 orang.

Total keseluruhan kasus Covid diangka 2.748 orang. Sementara dalam perawatan 651 orang yang tersebar disejumlah rumah sakit, isolasi mandiri hingga ditempatkan sementara di Rusun dan di Bapelkes.

“Untuk sementara kita tempatkan dulu di rusun BP Batam ada sekitar 147 orang. Dan ada juga di Bapelkes dua orang. Karena, sejumlah rumah sakit padat,” jelas Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.

Berdasarkan pekerjaan klaster karyawan swasta melambung tinggi sudah di angka 1.388 orang. Jumlah ini jauh di antara klaster lainnya. Seperti IRT hanya 262 orang, tenaga kesehatan 193 orang, wiraswasta 191 orang dan lainnya. Sementara pasien yang sembuh juga tumbuh berjumlah 2.031 orang. Sedangkan yang meninggal 66 orang.

“Mereka yang sembuh sudah diperbolehkan pulang. Namun, perlu diingatkan tetap terapkan protokol kesehatan. Karena, resiko tertular kapan pun bisa terjadi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin juga tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Tak hanya masyarakat di mailand, Jefridin juga mengajak masyarakat hinterland untuk selalu menjaga diri, dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Karena sampai saat ini belum ada ditemukan vaksin atau obat untuk menyembuhkan Covid-19.

“Karena itu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memutus mata rantai penyebaran virus ini,” kata Jefridin, waktu lalu.

Jefridin juga memberikan pemahaman kepada anak-anak agar selalu menjaga kebersihan. Caranya dengan segera mencuci tangan atau memakai sanitizer setelah bermain atau berjabat tangan dengan orang lain.

“Cuci tangan dengan sabun yang bersih dan air mengalir. Jangan lupa pakai masker,” pesannya.

Menurut dia anak-anak perlu terus dilakukan edukasi untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Karena itu pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan anak-anaknya saat beraktivitas di luar rumah.

“Intinya kita semua harus selalu mematuhi protokol kesehatan. Bagi yang punya anak, pantau terus anaknya,” ungkap pria berkacamata itu.(hbb)