POSMETRO.CO Batam Kita

Rudi Berpesan Guru Harus jadi Pelopor Ingatkan Warga

Wali Kota Batam HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Sambut perubahan kehidupan baru di tengah Covid-19, Wali Kota Batam, HM Rudi mengajak seluruh guru untuk mengedukasi protokol kesehatan kepada peserta didik dan warga sekitar. Hal ini ia sampaikan saat rapat bersama dengan seluruh kepala sekolah TK, SD, SMP sederajat baik negeri dan swasta, di Panggung Dataran Engku Putri Batamcentre, Kamis (28/5).

“Dukungan dan kerjasama kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik sangat diperlukan. Sehingga protokol kesehatan bisa berjalan di lingkungan kita masing-masing. Ayuk, kita mulai dari sekarang. New normal, kita hidup bersama dengan virus ini,” pesan Rudi.

Rudi berharap para guru menjadi pelopor untuk mengingatkan warga Batam dalam melawan Corona. Dengan cara ikut menyosialisasikan protokol kesehatan mulai dari lingkungan rumah masing-masing, hingga lingkungan sekolah. Dengan menggunakan masker sebagai pelindung agar yang sehat tidak menular, dan yang sakit tidak terjangkit.

“Kita minta tolong sampaikan, tetap memakai masker. Pasalnya, air liur menjadi salah satu media penyebaran virus corona ini,” imbau Rudi kembali.

Ia menekankan pemakaian masker wajib digunakan, begitu juga jaga jarak. Namun hal yang terpenting menjaga daya tahan tubuh dengan rajin menerapkan pola hidup sehat. Dengan berolahraga, cuci tangan dengan sabun atau membasuh dengan hand sanitizer, membawa tisu basah, dan konsumsi makanan yang bergizi.

“Ini wajib, yang tidak pakai masker akan ditindak, jaga jarak, diminta disiplin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dan makan yang cukup dan menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga,” kata Rudi mengingatkan.

Lanjutnya, jika semua patuh dijalankan, maka rencana Batam yang membuka kembali tanggal 15 Juni ini bisa terlaksana. Dengan merujuk pada protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah pusat.

“Bantu saya, mari kita berikan edukasi. Kalau ini bisa dilakukan tanggal 14 (Juni) sudah bersih semua. Kita menyambut new normal di Batam,” tutur Rudi.

Dukungan menaati protokol kesehatatan ini juga Rudi sampaikan kemarin di depan seluruh tokoh agama, pelaku usaha, dan instansi penting lainnya dari tanggal 27 Mei – 14 Juni semua harus patuh. Sehingga kesepakatan dalam bentuk pernyataan ditandatangani bersama.

“Semua pihak harus menyiapkan kedatangan new normal. Sebetulnya kita sudah menerapkan kehidupan sudah normal. Seperti bertemu dengan banyak orang, berjabat tangan dan lainnya. Namun setelah Covid datang kehidupan kita berubah,” kata Rudi lagi.(hbb)