Batam

186 Buruh Pabrik di Batam Terpapar Covid-19, RS Mulai Padat

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota, Batam, Didi Kusmarjadi. Foto: dok

BATAM, POSMETRO.CO: Pasien dari klaster karyawan swasta kembali membludak. Klaster ini berkontribusi penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak di Kota Batam.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (23/10). Ia mengatakan, bahkan beberapa rumah sakit mulai padat.

“RS sudah mulai padat lagi. Orang PT berkontribusi terjadi penambahan kasus,” kata Didi.

Ia mengakui jumlah kasus mulai mengalami peningkatan. Di tambah dengan ribuan karyawan PT PCI Elektronik Internasional yang berada di Komplek Panbil Industri, Nongsa, Kota Batam melakukan swab massal.

Dari data Medilab Batam, karyawan yang melakukan rapid tes sebanyak 2.310 orang. Dengan hasil reaktif berjumlah 356, sementara non reaktif sebanyak 1.954 orang.

Selanjutnya, dari total yang hasilnya reaktif, melakukan pemeriksaan swab. Ada 186 orang karyawan yang menunjukkan hasil positif Covid-19. Sedangkan, 155 orang dinyatakan negatif.

“Sementara 15 orang lagi masih menunggu,” jelas Didi.

Melihat tingginya angka kasus tersebut, Rusunawa BP Batam akan disiapkan untuk menampung sementara karyawan swasta. Dengan kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Rusun BP siap jadi isolasi yang positif asimptomatis (OTG),” beber Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

Berdasarkan data terbaru kasus positif Covid-19 Kota Batam, Kamis (22/10) menuju angka 2.390. Ada penambahan kasus sebanyak 98 orang. Dengan rincian kasus terkonfirmasi bergejala ada 32 orang, tanpa gejala 39 orang, dan kontak erat bekisar 27 orang.

“Jumlah tersebut termasuk karyawan swasta yang dipaparkan di atas. Paling banyak. Masih ada anggota Polri, IRT dan lainnya,” sebut Didi.

Dari jumlah kasus tersebut satu di antaranya meninggal dunia. Laki-laki berusia 82 tahun. Yang bersangkutan mengalami keluhan batuk berdahak, demam dan mempunyai riwayat ca. prostat. Setelah dilakukan perawatan intensif di RS Awal Bros.

Di sisi lain pasien sembuh juga bertambah berjumlah 1.849 orang, pasien yang meninggal ada 65 orang, dan yang masih dalam perawatan 476 orang disejumlah rumah sakit, isolasi mandiri di rumah dan di hotel.

“Pasien sembuh bertambah 37 orang. Mereka sudah diperbolehkan pulang ” jelas Didi.(hbb)