Batam

Kasus Covid-19 di Batam Terus Bertambah, Jangan Abaikan Protkes

Infografis Covid-19 update.

BATAM, POSMETRO.CO: Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum tak henti-hentin mengingatkan kepada masyarakat Kota Batam agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Cara terbaik saat ini yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Karena itu gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan harus terus dilakukan. Jika kita terus mengabaikan dan tak patuh kasus akan terus terjadi. Jadi saya minta patuhi aturan yang ada,” kata Syamsul waktu lalu.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penangganan Covid-19 Kota Batam kembali menyampaikan kasus positif sebanyak 116 orang. Jumlah ini merupakan hasil gabungan selama tigahari, Kamis (15/10) ada 42 orang, Jumat (16/10) bekisar 47 orang, dan Sabtu (17/10) ada 27 orang.

Kasus positif Covid- 19 tembus diangka 2.136 Klaster karyawan swasta masih mendominasi jumlah tersebut. Dari total itu satu dinyatakan meninggal dunia. Yang bersangkutan mengalami keluhan sesak, batuk. Setelah, mendapat perawatan intensif di RS Elisabeth Batam Kota, kondisinya memburuk. Seperti kasus-kasus sebelumnya pemulasaran jenazah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

“Yang meninggal IRT usia 63 tahun (2.039). Tim tetap melakukan tracing kepada keluarga yang bersangkutan seperti kasus-kasus lainnya,” kata Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, Minggu (18/10).

Ia mengatakan temuan baru atau klaster baru akan terus tumbuh jika tingkat kepatuhan dan disiplin di masyarakat berkurang. Bahkan, Tim Terpadu Penegakan Hukum dan Peningkatan Disipilin Protokol Kesehatan Kota Batam, masih menemukan masyarakat yang lalai menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Jika 3M tidak diterapkan, jumlah kasus akan terus bertambah. Kita tidak menginginkan hal tersebut. Jadi kita imbau patuhilah protkes” tegas Didi.

Berdasarkan kelompok umur, yang rentan terpapar Covid-19 merupakan usia 26-35 tahun, lalu disusul usia 36-45 tahun. Kemudian, usia 17- 25 tahun, lalu 46-55 tahun, dan usia 56-65 tahun. Sedangkan usia 0-16 tahun masih dianggap rendah.

Di sisi lain konfirmasi Covid-19 merujuk pada pekerjaan, penyumbang terbanyak masih dari kalangan karyawan swasta sudah mencapai 924 orang, berikutnya IRT 240 orang, lalu garda terdepan tenaga kesehatan 177 orang, selanjutnya wiraswasta 175, pelajar 161 orang dan sisanya beragam.

“Data ini tercatat sejak Covid-19 muncul di Kota Batam,” jelas Didi.

Total 2.136 ini tercatat 363 orang masih dalam perawatan disejumlah rumah sakit dan juga melakukan isolasi mandiri. Sedangkan, pasien meninggal sedikitnya ada 60 orang, dan tingkat kesembuhan sebanyak 1.715 orang.

“Mereka yang sembuh sudah menyelesaikan masa isolasi disejumlah rumah sakit dan diperbolehkan pulang. Mereka harus tetap menerapkan pola hidup sehat agar tidak terpapar lagi,” pesan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.(hbb)