Politik

Pengundian Nomor Urut; Lukita – Basyid 1, M Rudi – Amsakar 2

Paslon Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid mendapat nomor urut 1 dan paslon Muhammad Rudi- Amsakar Achmad dinomor 2. Foto: hbb

BATAM, POSMETRO.CO: Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam yakni Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid mendapat nomor urut 1. Sementara, paslon Muhammad Rudi- Amsakar Achmad dinomor 2.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam melaksanakan sidang pleno pengundian nomor urut bagi pasangan calon (paslon) yang akan maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara tertutup di Harris Hotel Batam Centre, Kamis (24/9). KPU Kota Batam hanya membatasi peserta di dalam ruangan sesuai kapasitas selama pandemi. Selain dua paslon yang bertanding peserta lainnya hanya didampingi dua orang Liaison Officer (LO).

Paslon, Lukita Dinarsyah Tuwo mengaku angka satu merupakan nomor terbaik yang didapat pihaknya. Hal ini sesuai keingginan tim dan dirinya beserta pasangannya yakni Abdul Basyid. Kata Lukita, pihaknya siap bertarung dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

“Insya Allah saya diberikan nomor yang terbaik. Sesuai dengan doa kami. Kami siap bertarung dengan pertarungan yang sehat, jujur dan adil untuk perbaikan Kota Batam,” ucap Lukita usai acara.

Dari tanggal 26 September, Paslon “Luar Biasa” ini akan mulai melakukan kampanye sesuai dengan menerapkan protkes. Lukita, secara bertahap akan melakukan pendekatan dengan masyarakat Kota Batam. Apalagi sebelumnya, ia sudah pernah menjadi pejabat di Batam. Ia berharap pesta demokrasi ini dapat berjalan lancar dan aman.

“Tanggal 26 September, kami mulai perjalanan kampanye. Kita ikutin sesuai dengan protkes. Tentu itu kita akan jumpa dengan banyak tokoh masyarakat. Masalah lokasi itu nanti dari tim,” kata dia.

Timnya akan menyasar ke masyarakat yang memang memerlukan perhatian di kecamatan padat penduduk. Karena mereka ingin ada perubahan untuk kebaikan Kota Batam.

“Kelompok masyarakat terbesar yang ada di kecamatan terpadat. Mereka memerlukan perubahan untuk kebaikan Kota Batam,” beber Lukita.

Di lokasi yang sama, Muhammad Rudi yang didampingi Amsakar Achmad mengatakan sejak awal pihaknya tidak pernah menargetkan untuk mendapat nomor urut tertentu. Karena menurutnya nomor tersebut merupakan nomor yang diberikan dari Tuhan.

“Pencabutan pengundian awal diambil oleh calon Pak Wakil dapat nomor 2, dan saya juga ambil dan dapat nomor 2 juga. Kalau dari awal saya menargetkan nomor sekian, terus tidak tercapai, maka tidak bagus nantinya,” beber dia.

Rudi menyampaikan dengan peroleh nomor urut dua ini, menurut Rudi juga merupakan kehendak Tuhan. Sehingga dapat melanjutkan kepemimpinan RAMAH di dua periode nantinya.

“Rupanya tanpa kami utarakan, tapi diberikan oleh Tuhan. Dan mudah-mudahan RAMAH dua periode,” ucap Rudi.

Sebelum pencabutan nomor urut kedua paslon melakukan pengundian. KPU memberikan kesempatan kepada Paslon Lukita-Basyid untuk terlebih dahulu melakukan pengambilan nomor pengundian. Karena, pasangan ini datang untuk pertama kali. Lalu disusul Paslon Rudi-Amsakar.

“Karena Pak Lukita-Basyid yang datang dahulu. Maka, kita beri kesempatan terlebih dahulu. Lalu disusul Paslon Rudi-Amsakar,” sebut Ketua KPU Kota Batam, Herrigen.

Dalam kesempatan itu Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza mengingatkan kepada selurug tim sukses Paslon Wali Kota Batam-Wakil Wali Kota Batam agar alat peraga kampanye (APK) seperti spanduk, baliho di sejumlah titik yang dipasang untuk diturunkan.

“Kita sudah melayangkan surat kepada Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam untuk menurunkan spanduk, baliho segera,” tegas Reza.(hbb)