Lingga

Ada Warga Lingga Terpapar Corona, Belajar Tatap Muka Mendadak Ditunda

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam. Foto: mrs

LINGGA, POSMETRO.CO: Rencana belajar tatap muka pelajar murid Sekolah Dasar (SD) pada 14 September 2020, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Juli 2020 mendadak ditunda sampai batas waktu tak ditentukan. Ini setelah adanya instruksi pemerintah daerah Kabupaten Lingga melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam ketika dikonfirmasi perubahan tersebut membenarkan, kalau rencana awal sekolah tatap muka akan dilaksanakan pada Senin (14/9).

“Benar, kami sudah menghimbau melalui media (WhatsApp) agar masing-masing sekolah baik SD maupun SMP tidak melakukan belajar tatap muka, sampai batas waktu tidak di tentukan,” ungkap Junaidi Adjam.

Junaidi juga mengaku, kalau ia mendapat instruksi dari pimpinan pada hari ini, Sabtu (12/9) dan meminta untuk tidak melaksanakan belajar tatap muka yang berkenaan dengan Covid-19,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, kalau tingkat SMP, pada Juli 2020 sudah menjalani belajar tatap muka, setelah adanya instruksi dari pemerintah daerah, maka sekolah tingkat SMP juga menghentikan proses belajar mengajar pada 14 September 2020.

“Supaya siswa/i kita tetap di arahkan melalui Kepala Satuan Pendidikan SD dan SMP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Lingga dan tetaplah melakukan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetaplah terus di jalankan,” jelasnya.

Lanjut Junaidi, dengan ditunda belajar tatap muka, pemerintah daerah berkeinginan memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Penundaan belajar tatap muka semulanya direncanakan Senin, kembali ditunda, agar penyebaran Covid-19 terputus,” imbuhnya.

Di tanya ada tidaknya kaitan dengan kejadian salah satu Kepala Dinas di Kabupaten Lingga reaktif Covid-19 dan sekarang dirujuk ke Tanjungpinang dari Rumah Sakit Encek Maryam Daik Kabupaten Lingga? Kata Junaidi kemungkinan karena hal tersebut.

“Saya kira ada kaitannya dengan kejadian itu. Tapi langkah cepat perintah langsung kami tindaklanjuti. Sekarang kita menyampaikan melalui media terlebih dahulu. Senin (14/9) surat secara resmi akan tersampaikan ke seluruh kepala satuan pendidikan SD, SMP baik negeri ataupun swasta,” pungkasnya.(mrs)