Batam

Rudi Imbau Masyarakat Tak Berdesakan saat Pembagian Daging Kurban

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, HM Rudi mengimbau masyarakat agar tak berdesak-desakan saat pembagian daging kurban di Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah. Selain itu, tata cara pendistribusian juga mematuhi protokol kesehatan di saat pandemi Covid-19.

“Saat pendistribusian daging kurban harus benar-benar sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Rudi, Rabu (22/7).

Penyembelihan hewan kurban hingga pendistribusian daging kepada penerima kurban harus memenuhi standar protokol kesehatan. Mulai dari menjaga jarak, penerapan kebersihan tempat kurban hingga alat-alat yang akan digunakan untuk menyembelih hewan kurban.

“Pemotongan hewan kurban di lakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik,” ujar Rudi.

Selain itu, penyelenggara juga harus mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, hanya boleh dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban. Kemudian mengatur jarak saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan sekaligus pengemasan daging.

“Pendistribusian daging kurban dilakukan oleh panitia ke rumah-rumah. Jadi betul-betul harus jadi perhatian bersama,” ulasnya.

Mantan anggota legislatif ini menjelaskan untuk kebersihan personal panitia melakukan pemeriksaan kesehatan awal yaitu melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap jalur masuk tempat penyebelihan dengan alat pengukur suhu oleh petugas. Panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri sebelum bertemu anggota keluarga.

Bahkan, penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut dan telinga. Serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kemudian panitia juga menghindari jabat tangan atau kontak langsung, serta memperhatikan etika batuk, bersih dan meludah.

“Edukasi itu penting. Untuk alat, sebelum dan sesudah digunakan harus segera dibersihkan. Satu orang harus satu alat,” terang Rudi.

Kemudian untuk pelaksanaan salat Idul Adha boleh dilakukan di lapangan, masjid, ataupun musala. Dengan syarat tentunya mematuhi semua protokol kesehatan. Jemaah juga harus diperhatikan sehat. Tahun ini salat berjamaah di pusatkan di Dataran Engku Putri Batamcentre.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kekanmenag) Kota Batam, Zulkarnain mengatakan jelang perayaan hari raya Idul Adha mendatang, berbagai persiapan sudah digelar Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Batam. Tidak saja tempat salat, persiapan pendistribusian daging kurban juga menjadi perhatian di tengah pandemi Covid-19 ini.

Untuk pendistribusian daging kurban di luar masjid perumahan, ada beberapa hal yang harus dipatuhi, agar masyarakat tidak berdesak-desakan dan mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini antisipasi adanya klaster baru nanti.

“Karena setiap Tahun ramai. Jadi nanti panitia akan membagi nomor antrean disertai waktu penjemputan,” ucapnya.

Sementara untuk pendistribusian daging kurban di masjid-masjid dekat perumahan, Zulkarnain mengungkapkan daging akan didistribusikan oleh panitia langsung ke rumah warga.

“Jadi door to door caranya. Tak ada warga yang ambil ke masjid. Ini sudah kami sosialisasikan ke pengurus masjid, dan berharap benar-benar dijalankan nantinya,” pungkas Zulkarnain.(hbb)