Batam

Tabrakan dengan Avanza, 1 Jam Sopir Truk Terjepit Berhasil Dievakuasi

Proses evakuasi sopir truk yang terjepit di kursi pengemudi. Tampak posisi Avanza naik di depan truk. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan R Suprapto, tepatnya di depan Tembesi Bengkel, Batuaji, Rabu (15/7) pagi. Avanza nopol BP 1456 GP dan truk nopol BP 9764 ZN ringsek.

Informasi di lokasi kejadian, kedua kendaraan tersebut datang dari Batuaji menuju ke arah Mukakuning. Tepatnya di depan Tembesi Bengkel, mobil avanza berwarna putih hendak menyalip.

“Nyalipnya tanggung. Tiba-tiba mobil tersebut mengenai truk pengangkut batu bata merah, suara tabrakan itu terdengar kencang,” ucap Ibnu, seorang warga yang melihat kejadian itu.

Kata Ibnu, mobil avanza dan truk sama-sama terpental ke arah pembatas jalan hingga menabrak pohon. Akibatnya, ruas jalan Jalan R Suprapto mengalami kemacetan yang cukup panjang.

“Wah, luar biasa macetnya bang. Pengendara selalu berhenti untuk melihat kejadian, banyak juga yang foto-foto,” ucap Ibnu.

Dalam peristiwa ini, sopir truk terjepit dan sulit untuk dievakuasi. Sementara pengemudi mobil Avanza selamat. Untuk mengeluarkan sopir truk itu membutuhkan waktu sekitar satu jam.

“Awalnya sopir truk itu dalam keadaan sadar. Tapi karena sudah lama terjepit, ia pun terlihat lemas,” sebut Ibnu.

Untuk mengeluarkan sopir dari tempat duduknya, warga harus bahu-membahu memberikan pertolongan. Bagian depan truk itu pun ditarik memakai kendaraan lain.

“Begitu sopir keluar, ia langsung dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya lagi.

Tak lama, tampak petugas Satlantas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedua kendaraan sudah diamankan ke Mapolresta Barelang.

“Ia, tadi petugas Satlantas sudah datang. Mobilnya sudah diamankan,” tutupnya Ibnu.

Hingga berita ini diketik, arus lalu lintas di Jalan R Suprapto sudah terurai. Namun di TKP terlibat banyak debu lantaran bata merah yang hancur.

Sebagian dari batu bata dipindahkan ke pinggir jalan. Namun warga sekitar telah mengambilnya untuk digunakan menutup jalan yang becek di sekitar Tembesi Bengkel.

“Batu merahnya sudah hancur, kayaknya tak bisa dipakai lagi. Warga pun menghunakan batu itu untuk menutupi jalan becek,” ucap seorang warga di sana.(jho)