Batam Kita

Tak Ada Open House, Rudi Siapkan 10 Ribu Nasi Kotak

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam HM Rudi akan menyiapkan sebanyak 10 ribu nasi kotak untuk mengganti kegiatan open house yang rutin digelar di perumahannya saat Idul Fitri 1441 H.

“Tahun ini tidak ada open house. Kita geser hanya siapkan nasi kotak sebanyak 10 ribu. Dari Pemko Batam 5 ribu dan BP Batam 5 ribu. Makanan inilah akan kita bagikan nantinya,” kata Rudi, Senin (18/5).

Sementara untuk titik pembagian Rudi, segera akan dibahas. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tidak menghindari kerumunan massa. Jelas dia, di saat pandemi Covid-19 ini perayaan Idul Fitri sedikit berbeda semua kegiatan dilakukan di rumah.

“Kita akan dudukkan titik mana saja yang akan dibagikan. Melihat kondisi seperti ini diharapkan tidak ada kerumunan massa,” kata mantan anggota dewan itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakamenag) Kota Batam Zulkarnain mengatakan, sesuai surat edaran pemerintah pusat, ditujukan ke Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam bahwa, ada dua daerah yang masuk zona merah yakni Batam dan Tanjungpinang.

Bahwa dalam tatanan pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H sebaiknya dilakukan di rumah di masa pandemi Covid-19. Begitu juga acara silaturahmi, atau halal bihalal untuk ditiadakan sementara.

“Silahturahmi atau halal bihalal ditiadakan. Pertemuan fisik silahkan melalui medsos. TNI/Polri semua tim gugus, akan menyisir dan memberikan edukasi, termasuk jika masih ada yang melaksanakan salat Idul Fitri,” ucapnya.

Imbauan yang sama juga datang dari FKPD. Baik itu Kapolresta Barelang, Dan Lanal Batam, Danlanud Batam, Dandim 0316/Batam, Danyon Raider RK 136/TS, Danyon Marinir-10/SBY, dan Dandenpom 1/6 Batam. Semua berharap seluruh masyarakat dapat kompak mengikuti anjuran pemerintah terkait protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti social dan physical distancing.

“Kita tidak larang ibadah. Kita melarang untuk berkumpul. Kepada para ulama, tolong sampaikan ke masyarakat, tahan dulu,” kata Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro.

Sementara itu, Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menyampaikan agar upaya dalam penanganan Covid-19 ini tidak berhenti di tengah jalan. Ia mengilustrasikan upaya bersama tersebut seperti mengayuh sepeda dari start hingga finish.

“Selama belum sampai di titik yang dituju kita tak boleh berhenti. Kalau berhenti mengayuh sebelum sampai titik yang dituju maka kita akan jatuh,” pesannya.(hbb)