Karimun

Bupati: Bekas Puskesmas Meral Alternatif Tempat Isolasi Covid-19 dan Stok Beras Aman

Bupati Karimun, H Aunur Rafiq meninjau ketersediaan beras di Bulog. (Posmetro.co/ist)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Bupati Karimun, H Aunur Rafiq meninjau lokasi Puskesmas Meral yang lama dan sekaligus meninjau ketersediaan beras Bulog yang masuk di Kabupaten Karimun.

Rafiq didampingi Kadis Kesehatan, Rahmadi dan Kadis Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan ESDM, M Yosli meninjau untuk melihat kondisi Puskesmas Meral lama yang sudah tak terpakai dan mengecek ketersediaan sembako di Karimun.

“Ke depan seandainya terjadi pembelundakan untuk pasien covid-19, kita akan jadikan bekas Puskesmas Meral ini sebagai salah satu lokasi isolasi bagi pasien covid-19,” ucap Rafiq.

Tidak hanya itu, Bupati Karimun juga sudah berkordinasi dengan PSMTI Kabupaten Karimun untuk membantu pemerintah dalam penanganan maupun pencegahan covid-19.

“Kita meminta kepada Ketua PSMTI agar mempersiapkan gedung-gedung bekas perhotelan yang mungkin saat ini dalam keadaan kosong atau tidak dipergunakan lagi, untuk nantinya akan kita jadikan ruang isolasi,” pinta Rafiq.

Selanjutnya, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Karimun yang saat ini resah dengan kehadiran TKI yang hadir di Karimun saat ini. Beliau mengatakan itu semua adalah warga Karimun dan warga Indonesia.

“Mereka adalah saudara kita dan tidak mungkin kita tidak menerima dia untuk kembali ke Kabupaten Karimun,” tambahnya.

Setelah melaksanakan peninjauan Puskesmas Meral yang berada di Bukit Tembak rombongan bergerak menuju Gudang Bulog yang berada di Pelabuhan Parit Rampak. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat keadaan dan kondisi kesediaan beras yang barada di Kabupaten Karimun.

“Alhamdullilah Insya Allah untuk beras akan terpenuhi sampai bulan Ramadhan nantinya. Saya juga telah menghubungi gudang Bulog yang berada di Tanjungpinang, mereka siap seandainya stok menipis akan mengirim kembali secepatnya,” tegas Rafiq.

Rafiq pun menekankan agar masyarakat Kabupaten Karimun untuk tidak panik dengan keadaan yang saat ini sedang dilewati.

“Kami pemerintah tidak tinggal diam untuk ini, kami selalu berupaya untuk mencegah dan siap menangani covid-19 ini,” tandasnya.(*/ria)