Lingga

Polri Peduli Pendidikan, Kadisdik Beri Apresiasi

Anggota Polres Lingga mengenakan sepatu pada siswi sekolah kelas jauh Tanjung Sebayur, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat. (Posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Personil Satbinmas Polres Lingga Laksanakan Sambang Dengan Perpustakaan Keliling, sekaligus memberikan bantuan sepatu ke SD kelas jauh Tanjung Sebayur Desa Marok Tua Kabupaten Lingga.

Anggota Satbinmas Polres Lingga melaksanakan sambang dengan membawa perpustakaan keliling dan memberikan bantuan kepada siswa/siswi yang mengenyam pendidikan kelas jauh di Tanjung Sebayur.

Pada kegiatan perpustakaan keliling tersebut anggota Satbinmas Brigadir Teuku Angga dan Brigadir Dori menyambangi anak-anak yang sedang belajar di ruang kelas di SD kelas jauh Tanjung Sebayur, Selasa (29/10).

Kegiatan dengan menggunakan sepeda motor dinas Polri tersebut dilakukan untuk mengajak anak-anak SD lebih gemar membaca, karna dengan gemar membaca bisa membuat pengetahuan dan wawasan anak semakin luas.

“Membaca juga sebagai sarana untuk membuka jendela dunia, dan membaca adalah gudangnya ilmu pengetahuan bagi anak-anak,” kata Brigadir Teuku Angga.

Tidak hanya mengajari anak-anak untuk belajar membaca sambung dia, kali ini perpustakaan keliling Satbinmas Polres Lingga juga memberikan bantuan sepatu sekolah kepada anak-anak sekolah di Tanjung Sebayur.

“Program ini dilakukan agar anak-anak menyukai kegiatan yang dilaksanakan oleh Polri, dan kegiatan ini juga salah satu cara Polri khususnya di Kabupaten Lingga dekat terhadap masyarakat dan tetap terjalinnya tali silaturahmi yang baik antara Polri dengan masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam mengapresiasi Kepedulian Polres Lingga bidang pendidikan khusunya di Kabupaten Lingga, dengan membawa perpustakaan keliling dan memberi bantuan. Hal seperti itu bukan pertama kali, namun sebelumnya juga pernah diberikan oleh Polsek Singkep Barat.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi sekali kepedulian Polres Lingga dalam mendukung program wajib belajar 9 tahun, sehingga anak-anak termotivasi dengan program yang di buat Polres Lingga,” kata Junaidi, Rabu (30/10).

Dijelaskan Junaidi, Tanjung Sebayur termasuk Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat, dan dibuka beberapa waktu yang lalu karena akses dari Sebayur menuju sekolah induk SD 005 di Marok Tua teramat jauh, maka di buka sekolah kelas jauh agar anak-anak wajib belajar 9 tahun dapat mengenyam pendidikan.

“Disana ada sekitar 11 anak, sebagian sudah ada usia sekolah, kalau tidak ada kebijakan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan mereka tidak akan mengenyam pendidikan, maka kita buat formal,” sambung Junaidi melalui sambungan selulernya.

Menurut dia yang masih berada di Batam dan mengikuti serangkaian acara kedinasan ini lagi, Tanjung Sebayur terdiri dari 20 KK, dan membutuhkan perhatian pemerintah dalam dunia pendidikan supaya anak-anak mereka dapatengikuti program wajib sekolah 9 tahun dapat dikenyam anak-anak usia sekolah di sana.

“Sementara kita sudah menempatkan guru tidak tetap (GTT) di Tanjung Sebayur, semoga mereka di sana dapat mengenyam pendidikan secara formal, dan pada jajaran Polres Lingga karena sangat peduli dengan dunia pendidikan di Kabupaten Lingga,” pungkasnya.(mrs)