Batam Kita

Alumni SMKN 3 Tanjungpinang Siap Membangun Kegiatan Sosial dan Ekonomi

Foto bersama Ikatan Allumni Tanjungpinang saat acara pengajian beberapa hari lalu. (posmetro/dye)

BATAM, POSMETRO.CO : Dalam dunia pendidikan Kepri, SMKN 3 Tanjungpinang punya sejarah panjang. Sekolah ini berdiri pada tahun 1967, sebelumnya bernama Sekolah Teknologi Menengah (STM) persiapan Negeri.

Akhirnya berubah menjadi SMKN 3 hingga saat ini. Sekolah ini didirikan oleh tim yang terdiri dari Suttaram (Ka Bea dan Cukai Tanjungpinang saat itu, lalu ada Anton Budiono, Kotot Sudarman, dan Said Idrus (Ka PU Kabupaten Kep Riau saat itu).

Setelah resmi berdiri maka ditunjuklah kepala sekolah yang pertama untuk mengelola sekolah, yaitu Bapak Kotot Sudarman. Kegiatan pendidikan terletak di Tanjung Unggat dengan menggunakan gedung yang sangat sederhana.

Program keahlian yang dibuka ketika itu disesuaikan dengan kondisi wilayah yaitu, mesin kapal dan bangunan kapal, dimana tamatan dapat menempatkan diri sebagai tenaga kerja yang memang dibutuhkan saat itu.

Pada tahun 1985, STM Negeri Tanjungpinang menerima bantuan fasilitas gedung dan fasilitas belajar dari Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank). Bantuan ini di bangun di atas tanah seluas 5,99 ha berlokasi di Kampung Bulang. Pembangunan rampung dibangun pada tahun 1986, dan langsung diresmikan oleh pemerintah untuk digunakan oleh Menteri Sekretaris Negara yaitu Bapak Sudarmono SH. Gedeung Tersebut dipakai sampai saat sekarang ini.

Seiring berjalannya waktu, sekolah ini sudah meluluskan ribuan siswa. Alumninya pun tersebar di Indonesia bahkan di luar negeri.

Khusus untuk Batam, beberapa orang dari alumni tersebut berkeinginan untuh membentuk wadah para alumni SMKN 3 yang ada di Kota ini pada tahun 2016.

Adalah Daeng Firdaus H Rustam MS, yang didapuk untuk menjadi Ketua dari alumni. Tidak main-main, perkumpulan ini dibuat legalitas yang diharapkan akan berkembang ke depannya.

Daeng Firdaus

”Perkumpulan ini kami siapkan untuk kegiatan sosial dan ekonomi, seluruh alumni yang ada di Batam bisa bergabung di perkumpulan ini,” terang Daeng yang juga merupakan Kepala Hiswana Migas Kota Tanjungpinang, Bintan, dan Daek Lingga.

Untuk kegiatan sosial menurut Daeng, perkumpulan ini sudah sering melakukan bakti sosial ke beberapa panti asuhan di Batam, serta juga pernah menggelar aksi donor darah.

”Baru-baru ini kami memberikan bantuan sembako ke Panti Asuhan A Mubarok di Monggak Barelang. Bantuan ini atas partisipasi para alumni,” kata pria yang juga aktif di Yayasan Kajang (salah satu organisasi khusus mengurus Suku Laut Kepri).

Ditambahkan juga oleh Daeng, untuk kegiatan ekonomi, Ikatan Alumni SMKN 3 Batam yang saat ini sudah terkumpul sekitar 300 orang, sedang bergerak membangun koperasi.

”Dengan koperasi ini, diharapkan mampu membangun ekonomi dari para alumni dengan membuka cabang-cabang usaha. Dan saya sangat optimis, koperasi ini akan berkembang kedepannya,” jelas Daeng yang juga sibuk menjadi Sekretaris Dewan Penasehat Partai Hanura DPC Kota Batam.

Dan pada hari Minggu (13/1) lalu, puluhan alumni berkesempatan hadir di kediaman Daeng Firdaus untuk mengikuti pengajian. Kegiatan ini juga merupakan agenda tetap yang akan dilaksanannya. (dye)