POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Vaksinasi Pelajar Dimulai Hari Ini

Sejumlah pelajar di kota Batam mulai dilakukan Vaksinasi Covid-19. (Foto-habibi)

BATAM, POSMETRO.CO:Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi remaja di kota Batam mulai dilaksanakan, salah satunya di SMAN 1 Batam, Sekupang, Minggu (4/7). Vaksinasi anak 12-17 tahun itu dilakukan setelah rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggunakan Sinovac.

Wakil Gubenur Kepulauan Riau, Marlin Agustina menambahkan, bahwa vaksinasi bagi pelajar merupakan giat dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam dalam menyuseskan vaksinasi Covid-19. Dan SMAN 1, sekolah pertama yang melaksanakan vaksinasi.

“Ini vaksin dari Provinsi Kepri dan pelaksana daerah Kota Batam. Kalau kurang (Vaksin) minta lagi ke Provinsi.
Hari ini ada 1.072 pelajar SMAN 1 dan dibagi beberapa tahap dan selesai hari ini juga,” ucap Marlin, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Sekupang.

Marlin berharap, langkah cepat ini sebagai upaya pemerintah dalam menanggani penyebaran Covid-19. Seiring juga dengan pelaksanaan proses belajar tatap muka di sekolah segera dilaksanakan tanpa ada kekhawatiran.

“Saya berharap sekolah tatap muka bisa segera dimulai seiring terlaksananya vaksinasi pelajar ini. Jangan lupa protokol kesehatan tetap dipatuhi,” pesan Marlin lagi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menargetkan, anak 12-17 tahun selesai divaksin dalam waktu 10 hari ke depan. Adapun total sasaran vaksinasi bagi anak-anak di Batam tersebut sebanyak 118.371 orang.

“Kita kejar target ini dengan catatan stok vaksin tetap tersedia,” sebut Rudi.

Selain target itu, pihaknya juga mengejar target vaksinasi untuk seluruh masyarakat Batam. Rudi optimis dengan antusias masyarakat Batam saat ini, pada 16 Agustus mendatang sudah mencapai 70 persen.

“Saat ini sudah 56 persen, tapi ini akan berubah karena ada tambahan sasaran dari anak 12-17 tahun yang sudah kita mulai vaksin,” katanya.

Rudi berharap, target tersebut dapat tercapai. Dengan suksesnya program vaksinasi di Batam, maka kegiatan masyarakat bisa dibebaskan, termasuk sekolah tatap muka.

“Sudah terlalu lama siswa tidak sekolah. Kalau sudah 70 persen (capaian vaksinasi), maka akan bebas kembali dengan penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Plt Kepala SMAN 1 Batam, Desi Yulinda mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi beberapa tahap, agar tidak terjadi kerumunan di sekolah. Para pelajar hanya diminta membawa Kartu Keluarga (KK). Adapun, total pelajar divaksinasi sebanyak 1.072 orang.

“Usai vaksin mereka langsung pulang. Tadi, mereka bawa KK saja dan prosesnya berlangsung cepat,” katanya.

Ia berharap, adanya vaksinasi dapat mendorong pelaksanaan belajar tatap muka bisa dilaksanakan kembali. Yulinda juga mendukung gerak cepat pemerintah daerah untuk memberikan vaksinasi bagi anak-remaja usia 12 tahun hingga 18 tahun.

“Saya berharap adanya vaksinasi ini bisa mendorong pelaksanaan belajar tatap muka ke depannya,” ungkap Yulinda. (hbb)