Lingga

Resmikan Posko Pemenangan di Kelurahan Pancur, Nizar Pamit Sebagai Wakil Bupati Lingga

Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy mendapat kalungan bunga setelah tiba di posko pemenangan, Kelurahan Pancur Kecamatan Lingga Utara. Foto: mrs

LINGGA, POSMETRO.CO: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy (Nizar – Neko) Resmikan Posko Pemenangan di Kelurahan pancur kecamatan Lingga Utara dihadiri relawan dan simpatisan serta masyarakat setempat, Rabu (23/9).

Muhammad Nizar saat ini masih menempati posisi Wakil Bupati Lingga dan kembali mengikuti pesta demokrasi, dan maju senagai bakal Calon Bupati Lingga, setalah Bupati Lingga H. Alias Wello mencalonkan diri di Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah persyaratan kita untuk maju di Pilkada Lingga 2020 dinyatakan lengkap oleh KPU, dan Insya Allah besok akan diadakan pencabutan undi nomor urut pasangan calon,” ungkap Muhammad Nizar.

Ia ingatkan kembali bahwa, Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy sudah final sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang akan berkompetisi di Pilkada serentak nanti 9 Desember 2020, tidak ada bupati setengah dan tidak ada wakil bupati setengah ini calon final yang sudah di daftar ke KPU.

“Untuk itu kami mengajak, bilamana kita sudah berdiri sama tinggi duduk sama rendah, tentu kita bersikap selayakknya orang yang bersama-sama satu barisan untuk memenangkan Nizar-Neko di Pilkada Lingga 2020 ini,” ucap Nizar.

Sebagai Wakil Bupati Lingga dan memasuki masa cuti dan akan aktif kembali pada tanggal 6 Desember 2020 dan juga ia juga mewakili Bupati Lingga H Alias Wello yang akan mengundurkan diri dan akan diparipurnakan sore hari ini di DPRD Lingga.

“Kalau pak bupati kita (Alias Wello) akan berkompetisi di Pilkada Bintan, untuk itu saya pamit memohon ampun dan maaf dalam proses menjabat sebagai Wakil Bupati ataupun H Alias Wello sebagai Bupati Kabupaten Lingga,” ucapnya.

Semasa masa jabatan kami, sambungnya, yang diberi amanah, jika ada hal-hal tidak berkenan pada tempatnya atau ada tutur kata yang salah mohon dimaafkan.

“Seperti yang disampaikan ketua posko pemenangan Nizar-Neko yang mengatakan masih ada rapor merah dan PR yang belum dituntaskan dalam kepemimpinan Awe-Nizar, tapi Insya Allah semua itu akan kami lanjutkan di periode berikutnya,” tukasnya.(mrs)