KEK Nongsa Digital Park, Masa Depan Industri Digital Batam

    spot_img

    Baca juga

    Kepala BP Batam: Industri Berkembang, Ekonomi Tumbuh, Batam Sejahtera

    BATAM, POSMETRO: Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad...

    SD Yos Sudarso III Diserang, Guru dan Kepsek Dikeroyok

    BATAM, POSMETRO: Sekolah Dasar Swasta Yos Sudarso III di...

    Triwulan I 2024, Jumlah Penumpang Kapal Pelabuhan Batam Capai 2 Juta Orang

    BATAM, POSMETRO: Sepanjang Triwulan I 2024, Badan Usaha Pelabuhan...

    PWI Kepri Terima Kunjungan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepri

    >>>Kampanyekan Program Merdeka Belajar TANJUNGPINANG, POSMETRO.CO : Persatuan Wartawan Indonesia...

    Peran Strategis Pabrik Baru, Batam Memperkuat Posisi sebagai Pusat Industri

    BATAM, POSMETRO.CO : Batam terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan...
    spot_img

    Share

    (Foto:bpg)

    BATAM, POSMETRO.CO : Nongsa Digital Park (NDP) salah satu Kawasan Ekonomi Khusus yang diisetujui oleh Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

    “NDP, secara geografis Batam dekat Singapura. Ujung Nongsa paling dekat Singapura. Nongsa jadi wilayah pariwisata yang dikembangkan pemerintah,” ujar Group Director Citra Mas, Nara Dewa saat kunjungan media ke NDP, Senin (24/8).

    Untuk itu, pihaknya meminta agar lalu lintas orang di kawasan Nongsa dapat dipermudah oleh pemerintah.

    Sebelumnya, Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam disetujui oleh Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kedua KEK tersebut adalah Nongsa Digital Park (NDP) dan KEK MRO Batam Aero Technic (BAT).

    Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga, Hartarto, yang juga Ketua Dewan Nasional KEK, mengatakan, ditetapkannya KEK Nongsa Digital Park dan KEK MRO Batam Aero Technic karena telah memenuhi syarat.

    Kehadiran dua KEK ini jelas menjadi berkah bagi Batam. Ini makin meneguhkan Batam sebagai kawasan investasi yang nyaman dan kompetitif.

    Khusus untuk NDP, Sekretaris Dewan Nasional KEK, Enoh Suharto Pranoto, menjelaskan, KEK NDP memiliki luas lahan 166,45 hektar dengan total investasi Rp 16 triliun dengan rincian, investasi pembangunan Kawasan Rp 1,092 triliun, dan investasi tenant Rp 14,908 triliun. Total tenaga kerja yang akan terserap sebanyak 16.500 orang.

    Pengusulnya adalah PT Taman Resor Internet (PT Tamarin), salah satu anak perusahaan dari group perusahaan PT Citra Agramasinti Nusantara, atau dikenal sebagai Citramas Group yang telah memiliki pengalaman dibidang pariwisata, industri kreatif & IT, serta Kawasan industri.

    Disampaikannya, KEK NDP dinilai siap, karena lahan telah dikuasai dan peruntukannnya telah sesuai dengan Perpres No. 87 Tahun 2011.

    Sudah ada juga investor yang masuk yaitu PT Kinema untuk IT Apple Academy dan calon investor data center PT Nexus, D-Town Commercial Center. Infrastruktur kawasan telah terbangun di lahan tahap 1 seluas 91,11 hektare, yaitu marina, resort, studio film, IT office, dan golf course.

    KEK Nongsa Digital Park diharapkan menjadi entry point untuk perusahaan IT International, dari Singapura dan Manca Negara ditetapkan menjadi IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura dan Manca Negara.

    Lalu, menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp 20-30 triliun per tahun, dengan kontribusi terbesar dari sektor data center dan pendidikan Internasional.

    “Yang lebih penting adalah transfer teknologi di bidang IT, sehingga KEK NDP dapat menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia menjadi technopreneur,” kata Enoh.

    Serta dapat memaksimalkan koneksi internet international, karena terdapat 7 kabel FO bawah laut berjarak 2-3 km dari KEK Nongsa Digital Park, yang dapat dimaksimalkan untuk pengembangan data center, industri animasi.

    Dalam rencana bisnisnya, KEK NDP dibagi dalam dua bidang yakni, IT Digital dan Pengembangan Pariwisata.

    Dijelaskan, IT Digital sebagai industri utama akan difokuskan pada IT Office Park (kapasitas co-working space > 1.250 orang), yakni StartUp Incubator; Programming; dan Coding

    Lalu, untuk Pendidikan IT, dengan memfokuskan pada IT Academy (100 siswa developer academy dengan durasi 9 bulan dan 35 foundation program dengan durasi 1 bulan); International school (kapasitas 150 peserta) dan Dormitory 800 unit.

    Kemudian, Data center (60 MW), lalu, Industri Animasi dan Perfilman (500 animator), dan Service Center (financial center, office hub, online business, call center, dll)

    Sedangkan untuk pengembangan pariwisata, ada sejumlah pariwisata pendukung ekosistem Industri Digital yang mencakup, Hunian Sinematik sebanyak 45 unit apartemen hotel dan 45 unit villa; villa residential sebanyak 300-400 unit; retirement village villa sebanyak 15-20 unit; hotel bintang 5; restoran, café & restoran, coffee shop.

    Lalu, ada Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE); Area komersial dan entertainment; Marina sekitar 75 berths; Ferry terminal; dan Golf course 9 hole. (cnk/adv)