Batam Kita

Corona Mengganas di Batam, Serang Balita hingga Orang Lanjut Usia

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Batam kian bertambah hingga mencapai 78 orang. Melalui rilis, Selasa (19/5), Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, HM Rudi menyebutkan, ada 13 orang warga Batam yang terpapar terdiri dari 8 perempuan dan 5 laki-laki.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari klaster terkonfirmasi positif nomor 32 (WNA) dan 35 (DD) yang telah meninggal dunia.

1. Seorang laki-laki berusia 39 Tahun, Karyawan, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Sadai Bengkong. Merupakan kasus baru Covid-19 kasus 66.

Yang bersangkutan adalah menantu dari kasus terpapar dari 44 dan paman dari kasus 48 yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah. Tanggal, 26 April pasien ini mengatakan pernah kontak langsung saat sama-sama melaksanakan salat berjamaah di Masjid A-F dekat rumahnya. Dan diimami oleh almarhum DD kasus 35.

Selanjutnya, 6 Mei pria ini bersama warga dan jamaah lainnya melakukan RDT di Masjid A-F hasil reaktif. Kemudian keesokan harinya dievakuasi guna melakukan karantina di Rusun Tanjung Uncang. Tanggal 8 Mei, dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan hasilnya diketahui, 11 Mei negatif. Terkait dengan hasil tersebut Selanjutnya yang bersangkutan dipulangkan dengan edukasi untuk tetap melakukan isolasi mandiri dirumahnya. Namun, 16 Mei dilakukan kembali pemeriksaan swab tenggorokan yang kedua. Di mana hasilnya diperoleh positif.

2. Kasus 67, seorang perempuan berusia 30 tahun. Pasien ini Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di Bengkong Sadai, Bengkong. Yang bersangkutan adalah istri dari terkonfirmasi positif kasus 53 yang saat ini masih dalam perawatan ruang isolasi rumah sakit rujukan RSKI Galang. Sehubungan dengan pengembangan dan tracing terhadap kasus terkonfirmasi positif 35 yang bersangkutan bersama suaminya, 12 Mei melakukan RDT di Puskesmas Sungai Panas dengan hasil non reaktif.

Kemudian setelah suaminya dinyatakan terkonfirmasi posistif maka, 16 Mei
kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan hasilnya dinyatakan positif.

3. Selanjutnya kasus 68 seorang laki-laki (49). Pekerjaan montir bengkel
beralamat di Kampung Seraya, Batuampar. Yang bersangkutan juga memiliki usaha warung sembako yang dikelola bersama istrinya dan menerima titipan penjualan makanan ringan (snack) dari para tetangganya. Di mana salah satu yang menitipkan penjualan makanan ringan yakni donat.

Kasus terkonfirmasi positif nomor 50 yang memiliki kaitan erat dengan klaster jamaah tabligh positif nomor 32 (WNA) yang telah meninggal dunia.

Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif Covid-19 ditempat tinggalnya, yang bersangkutan, 15 Mei melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya reaktif. Sehingga, keesokan harinya, 16 Mei ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

4. Kemudian pasien nomor 69, seorang perempuan usia 44 tahun. Wiraswasta, beralamat di kawasan Kampung Seraya, Batuampar. Pasien ini memiliki usaha warung sembako yang dikelola bersama suaminya terkonfirmasi positif nomor 68, dan sering bertemu dengan nomor 50. Dalam hal menerima titipan penjualan makanan ringan kue donat setiap harinya. Sehubungan adanya yang berkaitan dengan klaster jamaah tabligh nomor 32 (WNA).

Yang bersangkutan, 15 Mei melakukan pemeriksaan RDT yang hasilnya reaktif dilanjutkan pada keesokan hari, 16 Mei melakukam pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

5. Seorang laki-laki usia 26 Tahun, Security/Satpam, beralamat di Kampung Seraya, Batuampar. Merupakan kasus baru nomor 70. Yang bersangkutan merupakan abang kandung dari kasus terkonfirmasi nomor 46 dan keponakan dari kasus nomor 50.

Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif covid-19 ditempat tinggalnya yang bersangkutan, 15 Mei 2020 melakukan pemeriksan RDT yang hasilnya reaktif. Selanjutnya pada keesokan 16 Mei, ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui positif.

6. Kasus 71, seorang anak remaja 14 tahun dan pelajar. Beralamat di Kampung Seraya, Batuampar. Yang bersangkutan sebelumya sering berkunjung ke rumah temannya yang saat ini telah ditetapkan sebagai terkonfirmasi positif. Dimana temannya tersebut memiliki kontak dengan kasus 50 untuk membeli donat.

Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif ditempat tinggalnya, yang bersangkutan, 15 Mei ikut serta melakukan pemeriksan RDT yang hasilnya diketahui reaktif. Lalu 16 Mei ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

7. Kasus selanjutnya nomor 72, Ibu Rumah Tangga (IRT). Paerempuan berusia 32 ini merupakan istri dari kasus 70 yang juga merupakan kakak ipar kasus 46 serta keponakan 50. Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif covid-19 ditempat tinggalnya. Pada 15 Mei pasien ini melakukan pemeriksan RDT hasilnya reaktif. Selanjutnya, 16 Mei ditindaklanjuti kembali dengan melakukam pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui positif.

8. Kasus 73 anak perempuan (6) siswa TK. Tinggal di Kampung Seraya, Batuampar. Yang bersangkutan mengatakan bahwa pada saat sebelum masuk Ramadan sering bertemu dengan nomor 50 untuk membeli kue donat.

Sehubungan dengan hal itu yang bersangkutan bersama keluarganya yang lain 15 Mei ikut serta melakukan pemeriksan RDT yang hasilnya diketahui reaktif. Keesokan harinya, kembali melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

9. Seorang perempuan usia 64 tahun, tidak bekerja. Merupakan kasus baru Covid-19 nomor 74 tinggal di Kampung Seraya. Yang bersangkutan mengatakan bahwa pada saat sebelum masuk Ramadan sering bertemu dengan terkonfirmasi positif nomor 50 untuk membeli kue donat.

Sehubungan adanya temuan pengembangan yang bersangkutan bersama keluarganya yang lain, 15 Mei ikut serta melakukan pemeriksan RDT yang hasilnya diketahui reaktif. Lalu, 16 Mei ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

10. Seorang laki-laki usia 34 tahun dan karyawan bertempat tinggal di Kampung Seraya, Batuampar. Kasus baru nomor 75. Di mana yang bersangkutan mengatakan bahwa 5 Mei pernah kontak dengan kasus nomor 46 pada saat sama-sama makan bakso di wilayah tempat tinggalnya tersebut. Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif covid-19 di tempat tinggalnya yang bersangkutan pada tanggal 15 Mei ikut serta melakukan pemeriksan RDT yang hasilnya reaktif.

Selanjutnya pada keesokan harinya ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

11. Seorang laki-laki usia 34 Tahun, karyawan, beralamat di Tanjung Uncang, Batuaji. Merupakan kasus baru Covid-19 nomor 76. Yang bersangkutan, 15 Mei datang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah Batam dengan sudah merasa demam sejak tiga hari sebelumnya yang disertai sedikit sesak nafas dan badannya terasa lemas.

Tiga minggu sebelumnya yang bersangkutan juga telah mengalami keluhan batuk kering belum sembuh hingga saat ini. Oleh tim medis rumah sakit dilakukan penanganan dengan tindakan pemeriksaan laboratorium serta foto rontgen dengan kesimpulan terdapat gambaran pneumonia.

Kepada yang bersangkutan juga dilakukan pemeriksan RDT yang hasilnya non reaktif. Berdasarkan hasil analisa pemeriksaan tersebut oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) dilakukanlah perawatan di ruang isolasi Tun Sundari, yang kemudian pada keesokan harinya tanggal 16 Mei 2020 ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

Saat ini yang bersangkutan kondisinya relatif memburuk dan sedang dalam perawatan intens menggunakan ventilator di ruang ICU Isolasi Paviliun Tun Sundari RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

12. Seorang Balita perempuan usia 2 tahun belum sekolah, beralamat di Tembesi, Sagulung. Merupakan kasus baru Covid-19 nomor 77. Yang bersangkutan pada 15 Mei pukul 14.30 WIB, dengan dibawa oleh orang tuanya datang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah Batam. Dalam kondisi tidak ada respon atau tidak menangis sejak pagi hari.

Menurut orang tuanya anak tersebut sudah mengalami demam sejak lima hari sebelumnya yang disertai BAB cair dan berlendir dan ditemukan benjolan di bawah lehernya.

Selanjutnya dilakukan perawatan di bangsal anak dengan sebelumnya dilakukan peneriksaan RDT dengan hasil NR. Tanggal, 16 Mei dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya baru diketahui positif.
Disampaikan juga bahwa pada tanggal 17 Mei pukul 13.30 WIB yang bersangkutan mengalami kondisi pemburukan, dan untuk mengatasi kondisi tersebut dokter telah berusaha melakukan tindakan upaya L pertolongan yang maksimal namun pada pukul 18.30 WIB yang bersangkutan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

13. Seorang anak perempuan usia 9 Tahun, murid SD tinggal di kampung Seraya, Batuampar. Merupakan kasus baru nomor 78 Kota Batam. Kakak dari kasus 73. Yang bersangkutan merupakan saat sebelum masuk bulan Ramadan juga sering bertemu dengan nomor 50 untuk membeli kue donat.

Sehubungan adanya temuan pengembangan kasus baru positif covid-19 di tempat tinggalnya yang bersangkutan bersama keluarganya yang lain pada tanggal 15 Mei ikut serta melakukan pemeriksan RDT yang asilnya diketahui reaktif dan selanjutnya pada keesokan, 16 Mei ditindaklanjuti kembali dengan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui terkonfirmasi positif.

Dari urutan tersebut dari kasus nomor 66 hingga 75 dan 78 dilakukan penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang. Sedangkan 76 dirawat di RSUD Embung Fatimah. Sementara seorang bayi kasus 77 meninggal dunia.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) yang telah dilakukan terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19. Dan diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus yang berkaitan dengan berbagai klaster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

Selanjutnya diingatkan dan dihimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk keselematan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan jaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan. Dengan makan makanan seimbang, berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(hbb)