Karimun

Pengungkapan Kasus Penjambretan Bermula dari Ini…

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febriantara SIK, MH. (posmetro.co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Keberhasilan Jajaran Sat Reskrim Polres Karimun patut diacungkan jempol. Kerja keras dalam menyelidiki aksi kejahatan jalanan yang meresahkan warga ini berbuah sukses. Tiga pelaku yang meresahkan warga dalam beberapa bulan ini terutama kaum hawa berhasil diringkus dan dihadiahi timah panas di betis masing-masing pelaku. Ketiganya yakni Dikcy dan Helmi yang berperan sebagai pemetik dan Rahmad sebagai joki.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan korban penjambretan di Wonosari bulan lalu, dimana korban saat itu harus kehilangan HP dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu bank serta, beberapa barang lainnya. Dari kartu ATM itulah, polisi mengawali penyelidikan kejahatan para bandit ini.

“Pengungkapan ini kita awali dengan penyelidikan ATM milik korban jambret yang terjadi Wonosari. Dimana didapati, korban mengaku di belakang ATM nya terdapat nomor kode berupa empat angka yang merupakan PIN ATMnya. Dari situlah kita memulai, dimana kita meminta agar dilakukan print out rekening korban, dan ternyata benar, terdapat penarikan melalui ATM yang bukan dilakukan korban setelah kejadian penjambretan yang dialami korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febriantara SIk, MH.

Penyelidikan pun berlanjut, polisi pun berkordinasi dengan pihak bank untuk mengetahui lokasi ATM tempat diduga pelaku menarik uang milik korban.

“Kita kemudian kerjasama dengan bank dan didapati penarikan dilakukan di ATM di Rumah Makan Sederhana, Coastal Area. Kemudian kita melakukan analisa dan identifikasi pelaku melalui CCTV ATM tersebut, dari rekaman CCTV didapati ciri-ciri pelaku yang saat itu mengenakan helm,” tandas Lulik.

Dari ciri-ciri di rekaman CCTV, polisi terus mendalaminya, alhasil polisi berhasil mengamankan pria dengan ciri yang sama yang belakangan diketahui bernama Dicky saat berada di Pasar Puan Maimun.

“Kemudian pelaku kita amankan dan berhasil kita temukan helm dan baju yang digunakan pelaku saat mengambil uang korban di ATM. Dari situ pengungkapan pertama dimulai kemudian dikembangkan dan berhasil mengamankan kedua pelaku lainnya, R dan H,” tegas Lulik.

Selain mengamankan barang bukti baju dan motor pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti milik korban yang berhasil dirampas pelaku, berupa sejumlah dompet, tas yang sudah kosong dan lainnya yang disembunyikan pelaku di semak belukar di Kecamatan Tebing.

“Barang-barang seperti dompet, tas dan lainnya yang tidak bisa digunakan di buang pelaku di semak-semak di Kecamatan Tebing, semua sudah kita amankan,” pungkasnya.(ria)