Warga: Jalan Marina Ditambal Sulam Pakai Semen, Cepat Rusak

    spot_img

    Baca juga

    Tahun 2024, 731 JCH Batam Berangkat

    BATAM, POSMETRO.CO : Tercatat 731  Jamaah Calon Haji (JCH)...

    Gubernur Ansar: Modal Baik untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    KEPRI, POSMETRO: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau...

    Jaga Kepercayaan Publik, BP Batam Tingkatkan Kualitas PPID BP Batam

    BATAM, POSMETRO: Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar acara Focus...
    spot_img

    Share

    Jalan raya di depan Perumahan Dreamland Marina, Batuaji yang dikeluhkan warga, karena ditambal sulam dengan semen. (Posmetro.co/jho)

    BATAM, POSMETRO.CO: Selain jalan raya di depan Bapelkes Marina yang becek, jalan raya di depan Perumahan Dreamland Marina, Batuaji juga dikeluhkan warga. Pasalnya jalan di sana banyak yang retak, karena hanya ditambal sulam pakai semen.

    “Dari tahun ke tahun, pengerjaannya selalu sistim tempel, ini belum efektif,” ucap Yanto, seorang warga yang sering melewati dari jalan raya Marina.

    Menurut Yanto, jalan ini sudah sering diperbaiki. Namun karena truk bertonase tinggi sering berlalu lalang di sana, jalan Marina mudah retak dan berlubang.

    “Pengembang (Developer) harus ikut berkontribusi dalam perbaikan jalan ini, jangan hanya makai saja,” ujarnya.

    Yanto menjelaskan, dari arah simpang Basecamp sampai menuju Tanjung Riau sudah banyak jalan yang ditambal sulam.

    “Sudah pernah warga demo agar mobil bertonase besar tak lewat dari sini lagi, tapi lama-lama, truk itu sudah berjalan dengan lancar,” tutupnya.

    Iwan, pengendara lainnya turut mengeluhkan kerusakan jalan akibat truk bertonase besar yang kerap melintas di jalan tersebut. Menurutnya, menambal jalan dengan semen tidak efektif karena akan cepat hancur saat digenani air hujan.

    “Semen itu kalau digenangi air hujan akan rusak. Kami khawatir jalan ini akan kembali rusak dan imbasnya warga tak nyaman,” imbuhnya.

    Dari pengamatan Iwan, drainase di pinggir jalan Marina juga harus dibenahi. Sebab drainase tersebut tidak mampu menampung debit air di saat hujan.

    Kerusakan jalan ini sudah sering dikeluhkan warga, tapi pengerjaannya belum optimal sampai sekarang.

    “Nanti kalau rusak ditempel lagi. Apa salahnya sih kalau dibuat paten. Seperti di arah simpang Polsek itu, jalan di sana dulunya ditempel, sekarang sudah mulai rusak,” tutupnya.

    Pantauan di lapangan, setiap harinya jalan Marina dilalui truk bertonase besar. Truk berukuran besar ini adalah milik pengembang perumahan di kawasan Marina.(jho)