POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Kabupaten Karimun Dikepung Nyamuk DBD

Petugas Dari Dinas Kesehatan saat melakukan Fogging atau pengasapan beberapa waktu lalu di wilayah yang warganya terjangkit penyakit DBD. (FOTO-RIADI)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Sejak Januari hingga awal Mei 2022 ini angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) terus terjadi. Meski jumlah perharinya tidak begitu tinggi namun dinyatakan selalu ada yang terjangkit. Tercatat sejak 4 bulan ini jumlah penderita DBD mencapai 273 orang. Dengan angka Kematian mencapai 2 orang. Jumlah tersebut tersebar di 10 dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Hal ini dibenarkan Kadis Kesehatan Karimun, Rahmadi yang dikonfirmasi POSMETRO.CO, Selasa (10/5). Ia menjelaskan jumlah 273 penderita DBD yang terdata tersebut tersebar di 10 kecamaran dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

“Jumlah perharinya tak tinggi, tapi terus ada. Total sejak Januari hingga kini sudah mencapai 273 orang yang terjangkit dengan jumlah kematian 2 orang,” ucap Rahmadi.

Dirincikannya, 273 orang penderita DBD tersebut diantaranya tersebar di 10 Kecamatan diantaranya Kecamatan Karimun sebanyak 95 orang, Kecamatan Meral sebanyak 82 orang, Kecamatan Meral Barat 16 orang, Kecamatan Tebing 47 orang, Kecamatan Kundur 12 orang, Kecamatan Moro 2 orang, Kecamatan Niur Permai 5 orang, Kecamatan Kundur Barat 8 orang, Kecamatan Durai 1 orang dan Kecamatan Buru 5 orang.

Sedang jumlah kematian sebanyak 2 orang terjadi di 2 kecamatan yakni Kecamatan Karimun dan kecamatan Kundur.

Sementara untuk pasien yang masih dirawat di rumah sakit disebutkan Rahmadi hingga Senin (9/5) kemarin sebanyak 11 orang.

“11 orang yang masih di rawat hingga kemarin, di dua rumah sakit, diantaranya di RS Bakti Timah sebayak 8 orang dengan rincian 4 anak-anak dan 4 dewasa, sementara sisanya 3 orang dirawat di RSUD M Sani Karimun,” terang Rahamdi.

Sementara itu Kepala Pusat Laporan Informasi Publik RSUD M Sani Kabupaten Karimun, Okto yang dikonfirmasi POSMETRO.CO Senin (9/5) kemarin membenarkan masih adanya pasien DBD yang dirawat di RSUD M Sani Karimun.

“Ada 3 orang yang masih di rawat di RSUD M Sani yakni Pasien anak-anak,” tambah Okto singkat.

Penyakit DBD ini didapati terus mengepung Kabupaten Karimun, pemerintah hingga kini terus melakukan pengasapan alias fogging untuk terus menghentikan laju peningkatan pasien DBD di Kabupaten Karimun.(ria)