Batam

Rudi: Ingin Batam Punya Daya Tarik Bagi Dunia Luar

Wali Kota Batam HM Rudi meninjau pembangunan taman baru di lokasi tersebut, Rabu (5/8). (Posmetro.co/Ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Wali Kota Batam, HM Rudi meninjau pembangunan taman baru di lokasi tersebut, Rabu (5/8). Pemantauan tersebut dilakukan agar pembangunannya sesuai dengan perencanaan.

“Jalan sudah kita lebarkan. Sekarang, kita percantik agar Batam makin memesona dan benar-benar jadi kota pariwisata,” ujar Rudi.

Taman yang akan dibangun itu, kata dia, akan menjadi ruang publik untuk memanjakan warga dan juga wisatawan yang datang ke Batam. Rencananya, di lokasi tersebut akan dibangun lampu hias dan tempat nongkrong, serta ada panggung untuk pementasan event-event bagi kawula muda di Batam.

“Saya ingin Batam punya daya tarik bagi dunia luar. Namun, Batam harus dipercantik dulu, agar wisatawan maupun investor dapat terkesan saat datang ke kota kita,” ungkapnya.

Rudi optimis pembangunan Batam harus terus berjalan meski sedang dilanda pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia pun terus mencari anggaran, termasuk menggandeng program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), agar turut membantu pembuatan taman-taman tematik di kota ini.

“Anggaran kita sudah habis menangani Covid-19. Tapi pembangunan tak boleh berhenti, alhamdulillah banyak perusahaan yang membantu kita dalam membangun kota ini,” ujar Rudi.

Sebelum wabah Corona melanda, pembangunan infrastruktur oleh Pemko Batam sudah terlihat di berbagai sudut kota kini. Sejumlah jalan sudah lebar, dilengkapi pedistrian, lengkap dengan taman dan hiasan-hiasan menarik di tepi jalan. Selain itu, masjid terbesar se-Sumatera, juga sudah dibangun di kawasan Tanjunguncang, Batuaji. Tak hanya itu, sejumlah taman pun terlihat memesona dan jadi ikon baru di Kota Batam.

Rudi berharap, ke depan penbangunan terus dilakukan. Bahkan, rencana pembangunan berikutnya adalah mewujudkan hadirnya flyover atau jalan layang di Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mall. Tak hanya itu, Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim, juga akan dikembangkan dengan dibangun beberapa fasilitas baru.

“Semua infrastruktur kita bangun. Ini tak lain demi anak cucu kita nanti,” kata Kepala BP Batam itu.

Rudi memikirkan nama untuk taman baru itu. Ia akan mencari nama-nama yang berciri khas Melayu, mengingat Batam berada di tanah Melayu.

“Untuk nama kita pikirkan dulu. Banyak nama-nama pahlawan yang ada di Batam, yang pasti nantinya berciri khas Melayu,” ulasnya.

Taman itu pula, kata dia, juga akan menjadi ikon Batam. Sehingga, dengan menyebutkan nama taman itu, orang akan berpikir lokasinya ada di Batam. Ia bangga sejumlah taman yang sudah dibangun, menjadi menjadi pusat kegiatan maupun tempat rekreasi bagi warga dan juga wisatawan. Sebut misalnya, Dararan Engku Hamidah di tepi Jalan Raja Haji Fisabilillah Batam Centre yang selalu ramai dikunjungi.

“Ini harus lebih bagus dan menjadi tempat warga berswafoto,” ujar Rudi.

Kelapa Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam, Yumasnur, menunjukkan maket taman yang akan dibangun tersebut. Dari gambar itu terlihat bangunan yang merupakan lampu hias, dibangun menjulang setinggi 10 meter.

Sebagai gambaran, lampu hias ini akan dibangun menyerupai Jewel Changi Rain Vortex di Bandara Changi, Singapura. Bedanya, rain vortex di Changi yang mengalir dari titik atas ke bawah adalah air, sementara di taman yang dibangun Pemko Batam ini nanti, yang menjuntai adalah rangkaian lampu yang ditata sedemikian rupa sehingga tampak elok dan menawan, terutama saat malam hari.

Di taman itu, sejumlah tempat duduk juga direncanakan dibangun untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

“Tak lupa, nanti ada lokasi parkir juga bagi para pengunjung, jadi lebih tertata,” pria disapa Yu itu.(hbb)