Batam

Rudi Selesaikan Masalah Daya Tampung di SDN 013

Wali Kota Batam, M Rudi SE tatap muka dengan wali murid yang anaknya ditolak di SDN 013 Marina, Sekupang, Kamis (9/7). (Posmetro.co/jho)

BATAM, POSMETRO.CO: Wali Kota Batam, M Rudi SE tatap muka dengan wali murid yang anaknya ditolak di SDN 013 Marina, Sekupang. Pertemuan yang berlangsung Kamis (9/7) pukul 14.00 WIB itu membuahkan hasil. sebanyak 187 calon murid diterima sekolah di SDN tersebut.

“Tiap tahun, pasti ada kendala seperti ini. Tapi itu hal biasa, apapun yang terjadi anak-anak kita harus tetap sekolah,” ucap Rudi di hadapan ratusan pengunjung.

Dari hasil pertemuan tersebut, SDN 013 akan membuka sebanyak 4 lokal tambahan. Tapi karena SDN yang berada di Perumahan Victoria itu sedang masa pembangunan, maka 4 lokal itu akan menumpang di Ruko Victoria.

“Tak ada masalah lagi kan bapak ibu? Anak-anak kita akan tetap bisa sekolah,” sebut Rudi sembari mendapat tepuk tangan para wali murid.

Namun, ada masukan dari pihak sekolah. Sebab jika ada 4 lokal tambahan, maka tenaga guru di SDN 013 Sekupang wajib ditambah lagi.

“Oh yah, masalah tambahan guru, itu sudah saya diskusikan dengan Kadisdik, nanti beliau yang carikan guru yang andal,” ucapnya lagi.

Atas penyelesaian masalah ini disambut baik para wali murid. Meskipun 4 lokal lagi masih menumpang di Ruko Victoria, para orang tua sudah tenang. Bahkan Rudi berjanji akan secepatnya membangun 4 lokal tambahan di lingkungan SDN 013.

“Kebetulan ada pengusaha di sekitar Victoria ini bersedia menyumbangkan 4 lokal tambahan. Jadi tak ada masalah lagi,” tutupnya.

Kepala SDN 013, Imam menuturkan, PPDB di SDN 013 kali ini hanya menjaring 144 murid baru saja. Itu sesuai dengan jumlah lokal yang ada. Jika memang ada keputusan penambahan empat lokal lagi seperti yang disampikan wali kota, maka pihak sekolah tentu akan mengusulkan penambahan guru.

“Jika ada tambahan lokal, tentu guru kita masih kurang. Untuk idealnya minimal tambah delapan orang lagi,” ujar Imam.

Andri, wali murid berterimakasih atas keputusan yang dibuat Wali Kota Batam. Para orang tua murid berharap agar, proses belajar mengajar di ruko itu tidak berlangsung lama, sehingga tidak menghambat aktifitas belajar anak-anak mereka.

“Tapi yang penting sudah diterima. Untuk belajar di lingkungan sekolah tetap diprioritaskan, sebab tak bagus kalau belajar di luar lingkungan sekolah,” pungkasnya.(jho)