Natuna

Upacara HUT RI di Natuna, SDM Unggul Indonesia Maju

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesian ke 74 tahun 2019 berlangsung khidmat di halaman Mesjid Agung Natuna, jalan DKWkw M Benteng Ranai, Sabtu (17/8).(posmetro.co/maz)

NATUNA, POSMETRO.CO : Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesian ke 74 tahun 2019, berlangsung khidmat di halaman Mesjid Agung Natuna, jalan DKW M Benteng Ranai, Sabtu (17/8).

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dan pembacaan teks Proklamasi oleh Wakil ketua I DPRD Natuna, Hadi Candra.

Komandan Upacara langsung dipimpin Kapten Laut (P). Richard Martogi Pardede yang menjabat sebagai Kepala Urusan Operasi Latihan Staf Operasi Lanal Ranai.

Kemudian, Perwira Upacara adalah Kapten Laut (P). Abdurahman Santoso, jabatan Komandan KAL Sengiap Lanal Ranai. Sedangkan Komandan Paskibraka dipimpin oleh Letda Marinir Jok Van Basten Ohi jabatan Komandan Satuan Tugas Marinir Setengar.

Sementara itu, petugas pembawa baki bendera adalah Juniati asal sekolah SMAN 1 Bunguran Barat. Pasukan pengibar Bendera Merah Putih terdiri dari Gunawan asal sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Arizki Abdoliandri asal Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, M Ibnu Karang Bayumaja asal sekolah SMAN II Bunguran Timur dan Komandan Pleton pasukan 17, M Mirza Pebriyanto asal sekolah SMAN I Bunguran Timur.

Selanjutnya korp musik Drum Band dari SMAN I Bunguran Timur. Kelompok Obade 50 orang merupakan gabungan siswa-siswi SLTA se-Kabupaten Natuna dengan guru pendamping Anisa Kasara Intan, Rosanita Agusta, Herlina Sianipar, Tuti Pagariyah dan Yustina YS dengan pelatih Nelson Manik SE, Neli E JM Salenti BSC, Sapta Nugraha SIP dan Christon J Sitabutar.

Sedangkan kesatuan-kesatuan upacara terdiri dari Kompi Upacara I dengan Komandan Kompi Letnan I CKM. DR. Randi Pratama dari Yon Komposit Gardapati I Natuna yang meliputi, dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU Raden Sadjad.

Kompi upacara II dengan Komandan Kompi Letnan I T Didik Eko Dari TNI AL terdiri dari Polri, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran.

Sedangkan Kompi Upacara III dengan Komandan Kompi Letnan I Kes Siswanda dari TNI AU, terdiri dari Pegawan Negeri Sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dan Pegawai Negeri Sipil, Instansi Vertikal, RAPI, FKPPI dan Himpunan Melayu Raya Kabupaten Natuna.

Serta Kompi Upacara IV dengan Komandan Kompi Inspektur I Khairul dari Polres Natuna terdiri dari STAI Natuna, gabungan Pramuka dan pelajar SLTA, Pengawal Mimbar Serda POM Bejo Nugroho dan Serda POM Tegar Ramadhan.

Usai upacara detik-detik proklamasi digelar pertunjukan dram band dari SMK Negeri 1 Bunguran Timur. Dan selanjutnya pada pukul 16.00 WIB dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera.

Sebelumnya, Sabtu (17/8) pagi di halaman Kantor Bupati Natuna, Bukut Arai dilaksanakan upacara peringatan HUT RI dilingkugan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Upacara HUT Kemerdekan RI Ke-74 dilingkungan pemerintah kabupaten Natuna tersebut mengusung tema Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju.

Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Sekda Natuna, Wan Siswandi dan diikuti oleh seluruh Asisten, para Kepala Dinas, PNS, PTT, DAMKAR dan Satpol PP Pemerintah Kabupaten Natuna.

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal sebagai Inspektur upacara. (posmetro.co/maz)

Sekda Natuan Wan Siswandi membacakan pidato Plt. Gubenur Kepulauan Riau H. Isdianto menyebutkan kemerdekaan yang telah diraih ini harus kita perjuangkan. Dan harus di memaknai dengan semangat pantang menyerah dan semangat kemandirian.

Selain itu kata Wan Siswandi penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi faktor kunci dalam memenangakan persaiangan global.

“Strategi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) suatu negara dan daerah, akan menjadi faktor kunci dalam memenangkan persiangan global. Menghadapi kondisi kondisi saat ini Indonesia dituntut konsisten menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, hal itu beriringan dengan harapan strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara maju dengan potensi demograpi dan limpahan sumber daya alam (SDA) nya,” kata Wan Siswandi.

Dalam kesempatan itu pula, Wan Siswandi mengajak kepada seluruh peserta upacara agar selalu bersinergi dengan kabinet pemerintahan baru serta meneruskan agenda pembangunan yang telah dicanangkan.

“Awal tahun 2019 telah kita lalui dengan sebuah agenda politik akbar yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif dan DPD proses yang telah menghasilkan sebuah ketetapan. Hal ini wajib kita hormati bersama sebagai hasil pemilihan seluruh rakyat Indonesia,” ajak nya.

Kemudian tambah Wan Siswandi membangun daerah yang bercirikan maritim, perlu dikembangkan terutama di bidang industri pengelolaan hasil kelautan.

Bahkan sebut Wan Siswandi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang bercirikan maritim dengan luas lautan kurang lebih 96% dan jumlah penduduk 2.082.694 jiwa, mempunyai potensi kelautan dan berada pada posisi yang strategis menjadi keunggulan tersendiri.

“Dalam membangun daerah yang bercirikan maritim ini, perlu dikembangkan industri pengolahan hasil-hasil kelautan yang berorentasi ekspor, padat karya, teknologi itensif dan pendukung berbasis sumber daya alam ( SDA ) melalui peluasan akses pasar dan kawasan industri,” sebut Wan Sis biasa dipanggil.

Wan Siswandi juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri menunjukan angka yang mengembirakan. Dari data BPS Kepri tahun 2019 katanya mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan II secara years on years ( Y.O.Y ) adalah 4.66 persensampai dengan triwulan II mampu tumbuh sebesar 4.72 persen.

“Perekonomian Kepri triwulan II 2019 yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto ( PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai 66.14 triliun dan atas dasar harga konstan ( ADHK ) mencapai 44.77 triliun,” katanya.

Sementara dari sisi investasi tumbuh 6.59 persen yang diukur dari pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sedangkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kepri tahun 2019 74.84 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Terkait dengan isu keamanan dan pembangunan wilayah perbatasan tetap menjadi fokus perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat terang dia harus memerangi kasus kejahatan yang dilakukan dilaut, seperti pencurian ikan, penyeludupan barang dan manusia hingga peredaran narkoba.

“Sektor maritim sejatinya harus menjadi sektor adalan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan visinya yaitu Terwujudnya Kepulauan Riau Sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berahlak Mulia, Ramah Lingkungan dan Unggul di Bidang Maritim,” terangnya.

Wan Siswandi juga mengajak kepada seluruh peserta upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 memantapkan tekad bersama-sama membangun bangsa dan Negara Indonesia ini dengan terus menyiapkan SDM unggul demi mewujudkan Indonesia maju. (maz)