POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Jalan di Depan Southlink Sekupang Rusak Parah, Warga Singapura Tewas Kecelakaan

Jalan Gajah Mada di depan Southlink.

BATAM, POSMETRO.CO : Ruas Jalan Gajah Mada, di depan Southlink, Sekupang banyak yang retak dan aspalnya amblas. Akibatnya, sejumlah pengendara motor menjadi korban. Fatalnya ada yang meninggal dunia.

Jalan yang dibangun pada tahun 2021 itu sudah lama rusak dan hingga kini, jalan tersebut tidak dipasang lampu penerangan jalan umum (JPU).

“Sudah lama jalan itu rusak. Apalagi musim penghujan, jalan makin rusak,” ujar Anita, warga Sekupang baru-baru ini.

Dikatakan Anita, sudah lama jalan tersebut dibangun, tapi sepertinya asal jadi. Karena tidak lama setelah selesai pengerjaan, jalan lama dan jalan baru dari arah Nagoya retak dan aspalnya amblas.

“Jalan yang retak parah itu sepertinya pertemuan jalan lama (dari arah Sekupang), dengan jalan yang baru dibuka dari arah Nagoya,” katanya.

Ia menyebutkan, pengendara motor dari arah Nagoya yang kerap terjatuh saat melintas di jalan tersebut. Kejadiannya pada malam hari.

“Saya melihat malam itu ada bapak-bapak terjatuh dari motornya. Karena malam saya tak berani berhenti. Kasihan juga dia,” katanya menceritakan peristiwa laka lantas tunggal itu. “Sering memang ada kecelakaan di jalan itu,” tambahnya.

Naasnya, ada pengendara pengendara motor yang kehilangan nyawa saat melewati jalan tersebut. Pria yang merupakan warga negara Singapura, yang tinggal di Perumahan Taman Sari Hijau RW4 mengalami kecelakaan di tempat tersebut.

“Dia meninggal dan mengalami luka parah di kepala. Kejadiannya malam hari sekitar pukul sepuluh malam,” ucapnya mengingat peristiwa maut itu.

Katanya, korban mengendarai motor datang dari arah Nagoya. Ia sendirian mengendarai motor yang dipinjam dari temannya. Saat melewati jalan rusak di depan Southlink, musibah terjadi.

“Mungkin dia tidak begitu paham dengan jalan (rusak) itu, apalagi korban itu baru sehari di Batam. Untung kejadian itu diketahui saudaranya yang juga mengendarai motor di belakangnya. Jenazah korban dibawa pulang ke Singapura,” pungkasnya.(waw)