POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

7 Kilogram Lebih Sabu Disimpan Dalam Speaker Berukuran Besar

Pria Berinisial RJK (30 tahun) pria Kurir narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 7,378 Kilogram yang diamankan Polres Karimun.(Foto-Ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Pengungkapan 7,378 Kilogram narkoba jenis sabu-sabu oleh Polres Karimun merupakan tangkapan besar di awal tahun 2023. Hal ini jelas pertanda peredaran barang haram itu masih menjadi permasalahan di negeri ini. Terutama daerah perbatasan. Bukan hanya peredarannya. Jalur illegal masuknya narkoba ini juga menjadi permasalahan yang tak pernah terselesaikan.

RJK (30) kurir yang diamankan jajaran Sat Narkoba Polres Karimun saat ditemui POSMETRO tak banyak berkomentar. Mulutnya agak tertutup terkait asal muasal barang haram ini

Namun ia mengakui sudah dua kali menjalankan bisnis haram ini. Sebagai seorang kurir ia pun mengaku mendapat upah dari pemilik barang haram ini.

“Ini yang kedua, yang pertama sudah dikirim, tadikan sudah dijelaskan, saya dapat 10 ribu Ringgit,” ketusnya.

Pria yang mengaku berasal dari Medan, Sumatera Utara ini mengatakan barang haram itu hanya menyinggahi Karimun. Tujuan akhirnya di Jambi.

“Mau di antar ke tempat yang sama, di Jambi,” tambahnya lagi dengan suara lirih.

RJK ditangkap Polisi di sekitaran hotel yang enggan disebutkan Polisi secara detail. RJK juga diamankan saat bersama barang haram itu.

“Ditangkap di sekitara hotel di Karimun, Saat ditangkap dia membawa kardus yang dibungkus pastikan hitam, setelah di buka didalamnya terdapat speaker hitam yang sudah di bongkar dalamnya. Di dalam speaker itu terdapat 7 bungkusan teh cina, yang dipres plastik putih, Dan didalam bungkusan itu merupakan serbuk putih diduga Sabu-sabu,” ucap Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Arsyad Riandi saat di konfirmasi POSMETRO.

Arsyad menjelaskan, speaker yang dibawanya merupakan modus untuk mengelabui petugas. Speaker itu sudah di bongkar dalamnya dan digantikan dengan bungkusan berisi narkoba.

Hingga kini polisi masih mendalami kasus ini. Termasuk pemilik barang haram ini.(ria)