POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Revitalisasi Masjid Agung Berlanjut

Masjid Agung Batam Center

>>Bongkar Atap Masjid dan Bangun 2 Menara

BATAM, POSMETRO.CO: Pengerjaan revitalisasi Masjid Agung Batam terus berlanjut. Hal disampaikan, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CK-TR) Kota Batam, Suhar, Selasa (24/1)

“Iya, lanjut terus. Termasuk pembongkaran atap masjid dikerjakan tahun ini. Dibongkar sebagian untuk menyesuaikan dengan fasad bangunan baru,” beber Suhar.

Suhar menyebutkan, proses revitalisasi Masjid Agung Batam, akan berlangsung kurang lebih selama 1,5 tahun. Sehingga, Desember 2023 mendatang, bangunan tersebut sudah selesai.

“Tahun ini diharapkan Desember sudah fungsional sesuai jadwalnya,” terang Suhar.

Sebutnya, adapun pengerjaan yang dilakukan terdiri dari penambahan basement, ruang serba guna, menara, dan menganti atap masjid menjadi kubah. Saat ini, sudah ada dua menara yang tingginya 70 meter di bangun di sekitaran bundaran DPRD Kota Batam.

“Pembangunan menara yang masuk lingkup pekerjaan. Hanya ada 2 di sisi dekat bundaran DPRD Kota Batam. Tingginya 70 meter, kalau menara utama tingginya 100 meter belum sekarang,” jelasnya.

Suhar berharap, proses revitalisasi berjalan lancar. Meskipun waktu lalu ada kebakaran yang terjadi saat pembongkaran atas masjid. Meskipun sempat dihentikan sementara, namun saat ini proses pembongkaran atap masjid masih berlanjut.

“Sudah tidak ada masalah. Kita minta pekerja untuk berhati-hati di lapangan. Sehingga tidak terjadi lagi kejadian serupa,” pesan mantan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Batam itu.

Beberapa waktu lalu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebutkan dari pagu anggaran Rp 209 miliar, bahwa PT Adhi Karya memenangkan proyek dengan nilai Rp167 miliar. Hal ini terdapat kurang lebih Rp 40 miliar yang dihilangkan dari pagu anggaran yang dibuat DCK-TR Kota Batam.

Rudi berharap, revitalisasi ini bisa berjalan dengan perencanaan yang matang. Apalagi, masjid tersebut merupakan salah satu bangunan yang berada di pusat kota dan menjadi tempat ibadah di area perkantoran Batam.

“Saya ingin kontruksi berjalan baik. Terutama terkait saluran air tolong diperhatikan. Saya tidak ingin bangunan masjid ini baru selesai dibangun, tapi sudah ada yang bocor, keramik pecah, dan saluran airnya tidak lancar,” ujar Rudi mengingatkan saat itu. (hbb)