POSMETRO.CO Bisnis

ATB Fokus Go Publik ke Daerah Lain di Indonesia

BATAM, POSMETRO.CO : Sejak konsesi berakhir dua tahun lalu, PT Adhya Tirta Batam (ATB) kini telah beroperasi di daerah lain di Indonesia. Antara lain di Lampung, Palembang, Medan dan Sidoarjo.

PT ATB memasang target untuk bisa Go Publik. Untuk mencapai target tersebut, ATB fokus untuk mengelola lebih dari 10 daerah di Indonesia. Hal itu dipaparkan, Presiden Direktur ATB Benny Andrianto Antonius, di Gedung Adhya, Sukajadi, Batam, Rabu (18/1)

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi terbaik. Terutama agar akses air bersih yang berkualitas dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” ujar Benny Andrianto Antonius.

Benny menjelaskan, ATB For Indonesia, berkomitmen Meningkatkan Layanan Air Bersih Indonesia. PT Adhya Tirta Batam, kini telah bertransformasi dari melayani single client di Pulau Batam, menjadi melayani multi clients ke berbagai pelosok nusantara. Sebut Benny, kebutuhan air bersih di Indonesia terus meningkat.

Hal ini selaras dengan tuntutan terhadap kwalitas, mutu dan jaminan pelayanan yang baik hingga menjangkau ke penjuru wilayah juga menjadi sebuah kebutuhan. Untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih guna menjawab tuntutan tersebut, ATB siap memberikan kontribusinya bagi Indonesia.

Dengan berbagai pencapaian dan kinerja unggulnya, ATB telah menjadi role model dan benchmark untuk perusahaan air yang terbaik dan efisien. Pencapaian-pencapaian tersebut akan ditularkan kepada BUMD Air Minum, di berbagai daerah di Indonesia melalui berbagai produk dan layanan.

Sebut Benny, produk dan layanan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan BUMD Air Minum di Indonesia. Mulai dari program program Capacity Building untuk pengembangan, SDM, pendampingan teknis, hingga investasi.

“ATB bertransformasi dengan keahliannya dalam memberikan solusi, kemitraan yang strategis dan layanan konsultasi yang profesional, untuk membawa sektor industri air minum mencapai keunggulan dalam revolusi untuk peningkatan bisnis kearah yang lebih baik,” terang Benny.

Disinggung terkait pengelolaan air minum di kabupaten, Bintan, tanjung pinang dan kabupaten Samosir, yang rencananya akan dikelola oleh ATB, Benny menyebutkan, ketiga daerah tersebut masih ada sedikit kendala dari segi administrasi.

“Untuk di Tanjung pinang dan Bintan, masih sedikit ada kendala, terlebih kita memasuki tahun politik. Sementara, di kabupaten Samosir, saat itu di sana belum ada BUMD, setelah berjalan pimpinan daerah berganti. Nah yang kita syukuri kita akan dapat kontrak untuk kota Medan,” pungkasnya. (abg)