POSMETRO.CO Metro Sport

Atlet Jujitsu Kepri Dipanggil Timnas

Kiri ke kanan: Oji, Mujiono, Danang dan Syafrinaldi.

>>> Danang membanggakan orang tua, sekolah, perguruan dan masyarakat Kepri

“Jangan bermental meminta atau menerima, tapi tanamkan lah mental memberi”

Kalimat pembuka yang manis dari seorang ayah.

Ia adalah Indra Gunawan. Penampilannya sederhana. Lebih memilih banyak diam dan mendengarkan dibandingkan bicara.

Namun sekalinya bicara, kalimat yang terujar adalah sebuah mutiara. Kalimat motivasi yang membangkitkan semangat juang para juara.

Malam itu, Rabu (11/1), Indra memenuhi panggilan Pelatih Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) Dojo Kenacha Batam Kota. Ini juga sekaligus undangan dari Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kepri.

Pertemuan digelar di Sekretariat PBJI Kepri, Cluster Daun Blok E No 9 Batam, yang juga jadi dojo Pemusatan Latihan Atlet Jujitsu Kepri.

Indra diundang dalam rangka pelepasan Atlet Jujitsu Kepri, M Danang Yoga Gunawan, yang dipanggil untuk Seleksi Nasional (Seleknas) Jujitsu Indonesia menuju SEA Games 2023. Indra adalah ayah kandung dari M Danang.

Indra mengaku bangga anaknya menjadi atlet Kepri yang dipanggil PBJI pusat. Ini tak mudah. Apalagi prestasi olahraga Kepri tak mencolok seperti provinsi lainnya.

“Tapi cabor jujitsu Kepri, mematahkan anggapan banyak orang. Terbukti, atlet jujitsu Kepri sangat diperhitungkan,” kata Indra bangga.

Pertemuan di Dojo Kenacha ini juga dihadiri oleh Danang dan atlet jujitsu Kepri lainnya.

“Tetaplah berprestasi. Walau kita tahu, KONI kita belum peduli,” ujarnya memotivasi.

Sebagai orangtua, Indra selalu mendukung penuh anaknya.

“Saya selalu pesan pada Danang, ‘hilangkan mental meminta. Tanamkan sikap memberi’. Inilah saatnya kita memberi untuk Kepri,” ujarnya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun POSMETRO, dalam Surat PBJI No 01/PB.JI/1/2023, tanggal 9 Januari 2023 Tentang Persiapan SEA Games XXXII Kamboja 2023 Cabor Jujitsu, dan surat No 02/PB.JI/1/2023, tanggal 10 Januari 2023 Tentang Tes Fisik Atlet Ju-jitsu, diketahui ada nama Danang untuk mengisi Kelas Newaza Gi Putera 69 Kg.

Selain Danang, dalam surat tersebut, di kelas yang sama juga ada Dimas Bramastyo dari DKI Jakarta. Selain kelas 69 Kg Newaza Gi Putera, ada juga Newaza Gi Putra 56 Kg: Handoko Wahyu Hidayat, dari Jawa Barat dan Gilbran Alfarizi dari Yogyakarta. Untuk Newaza Gi Putera 62 Kg: William Gunawan dari DKI Jakarta dan Deva Bagus Setyo dari Jawa Timur. Ada juga kelas 55 Kg Newaza Gi Puteri: Sofi Ashari dari Jawa Timur dan Gemina Maharani dari Jawa Barat.

Terkait panggilan itu, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kartini Batam, Mujiono SPd MM mengaku bangga karena anak didiknya dibidik oleh Timnas Jujitsu Indonesia.

“Kami akan dukung agar Danang bisa maksimal memberikan yang terbaik untuk Batam, Kepri, dan tentunya untuk Indonesia,” ujar Mujiono.

Mujiono menjamin hak pendidikan Danang tetap diberikan. “Saat ini, fokus aja dulu berlatih. Berikan yang terbaik,” pesannya pada Danang.

Mujiono menyadari, demi memenuhi panggilan Tim Merah-Putih itu, Danang tentunya tidak bisa mengikuti Pembalajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Apalagi, Danang juga butuh waktu latihan menjelang Tes Fisik tersebut. “Teknis pembelajaran untuk Danang nanti diatur oleh Wali Kelas dan guru-guru lainnya,” kata Mujiono.

Dukungan serupa diberikan oleh Wali Kelas XI TP 1, Mhd Syafrinaldi. “Berikan yang terbaik,” pesannya pada Danang. Capaian Danang saat ini, kata Syafrinaldi, sangat luar biasa. “Sudah mengharumkan nama Kepri,” ujar guru Matematika yang juga menjabat sebagai Kaur Kesiswaan ini.

Syafrinaldi menyadari manfaat besar yang didapat siswanya dari berlatih beladiri jujitsu.

“Selain bandannya yang tinggi besar dan kuat, Danang juga punya sopan santun yang baik,” kata Sfarinaldi. Apalagi, kini Danang juga mampu mengharumkan nama sekolah. “Ini menjadi contoh yang baik bagi siswa kami yang lain, dan anak-anak muda Indonesia,” ujarnya.

Ini bukan kali pertamanya Danang membanggakan Batam, Kepri. Sebelumnya, pada Kejurnas 2022 lalu di DI Yogyakarta, 3-4 Desember, Danang berhasil menyabet perak. Pada Pekan Olahraga Provinsi Kepri di Bintan, 10 November 2022 lalu, Danang menyumbangkan emas untuk Batam.

Pada kejuaraan terbuka jujitsu se-Kepri yang ditaja POSMETRO di DC Mall, 24 – 25 September 2022, Danang menyanbet dua emas untuk dua kelas yang berbeda.

Pada awal tahun 2022 lalu, Danang juga menyabet emas dan perak pada dua kelas yang berbeda pada Kejuaraan Terbuka Tingkat Nasional di Bandung yang digelar oleh Titan BJJ.

Pada tahun-tahun sebelumnya, atlet Indonesia Spider Jujitsu (ISJ) ini juga jadi langganan juara pada banyak kejuaraan jujitsu. Berlatih di Dojo Kenacha Martial Arts Batam Kota, oleh pelatihnya, Danang juga diajak bertanding di lintas cabor beladiri.

“Pelatih saya, Sensei Oji, selalu membiasakan untuk mencoba tantangan baru,” sebut Danang.

Alhasil, ia juga pernah menjadi yang terbaik pada kejuaraan wushu sanda (jenis tarung). Laga kickboxing juga pernah ia menangkan pada seleksi atlet Kepri menuju Kejurnas Kickboxing Indonesia beberapa waktu lalu.

Selain Danang, banyak atlet ISJ lainnya, khususnya Dojo Kenacha yang sudah mengukir prestasi. Baru-baru ini, ada Ryan M Farizal dan Rudi Hartono, meraih perunggu pada Kejurnas Jujitsu di DI Yogyakarta.

Pada pertengahan lalu, Ryan juga meraih perunggu pada Grand Prix Thailand Open, World Ranking. Pada Porprov Kepri V di Bintan, atlet ISJ Dojo Kenacha juga memboyong semua emas.(chi)