POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Waspada Penipuan Mencatut Nama Pimpinan Pemko Batam

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.

BATAM, POSMETRO.CO: Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bentuk penipuan, termasuk mengatasnamakan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

“Saat ini kembali marak praktik penipuan yang mengatasnamakan Pak Wali dan Pak Wakil. Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid, Kamis (29/12).

Jelasnya, pimpinan Pemko Batam tidak pernah secara langsung ataupun menugaskan siapapun untuk menghubungi berbagai program bantuan untuk merenovasi masjid, rumah ibadah serta untuk melengkapi fasilitas atau kebutuhan lainnya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada apabila ada oknum yang mengatasnamakan Wali Kota Batam, Wakil Walikota Batam dan Sekda Kota Batam dengan maksud tidak benar atau berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami mohon dapat disampaikan kepada Lurah atau Camat, ataupun juga dapat langsung melaporkan hal tersebut kepada aparat yang berwenang,” ujar Jefridin.

Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan ke laman https://layanan.kominfo.go.id/microsite/aduan-brti. Sehingga laporan masyarakat akan dapat ditindaklanjuti oleh aparat yang berwajib.

Disampaikan Jefridin bahwa, Pemko Batam telah memilik mekanisme dan aturan yang jelas terkait dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Itu sebabnya, pihaknya selalu mengimbau agar masyarakat untuk selalu waspada.

“Begitu juga di media sosial, jangan mudah percaya jika ada orang-orang yang mengatasnamakan Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam dan Sekda Kota Batam,” pesan Jefridin.

Imbauan tersebut, ditanggapi warga Batam Syaril. Ia mengaku bahwa ada saja bentuk penipuan yang merugikan masyarakat apalagi menyangkut urusan bantuan sosial.

“Penipuan seperti itu marak terjadi. Bukan saja mengatasnamakan Walikota maupun Wakil Walikota saja, kadang-kadang RT/RW, lurah, sampai camat pun ada. Jadi ini perlu kewaspadaan semua pihak. Untuk lebih hati-hati saat memberikan sumbangan,” pungkas bapak dua anak itu. (hbb)