POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Baru Dikerjakan Pipa Bocor Lagi, Distribusi Air Bersih Perumda Tirta Mulia Karimun Terhenti

Pekerja saat memperbaiki pipa Galvanis 14 Inchi yang kembali bocor setelah tak sampai satu bulan sebelumnya diperbaiki.(foto-ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Distribusi air bersih yang dikelolah Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Mulia Karimun hampir satu bulan ini tak mengalir ke sebagian konsumen. Bahkan sejak 3 hari kemarin diketahui mati total. Masyarakat yang berharap air bersih dari perusahaan plat merah ini pun terpaksa menjerit.

Pasalnya untuk mendapatkan kebutuhan air bersih harus berlomba-lomba mengejar pemilik lori air untuk mendapatkan air bersih.

Tak mengalirnya air bersih kali ini bukan karena cadangan air di danau yang dikelolah Perumds Tirta Mulia Karimun ini mengalami penurunan. Namun kejadian ini di picu kerusakan pada pipa besar di daerah Sei Pasir, Kecamatan Meral.

Namun perbaikan pipa sudah dilakukan sebelumnya. Belum sampai satu bulan setelah diperbaiki. Akan tetapi kebocoran kembali terjadi di pipa yang sama. Akibatnya perbaikan kembali di lakukan di lokasi yang sama.

Direktur Perumds Tirta Mulia Karimun, Herry Budhiarto, ST yang dikonfirmasi POSMETRO, Minggu (18/12) membenarkan bocornya pipa di lokasi yang baru diperbaiki tersebut.

Namun ia tak merinci alasan kerusakan tersebut yang menyebabkan masyarakat pengguna air bersih tersebut harus pusing tujuh keliling.

“Maaf ya, kami juga banyak kena komplain pelanggan, hampir setiap hari kita kawal kontraktor kerje supaya tepat waktu,” ujar Herry.

Data yang dihimpun POSMETRO perbaikan Pipa Galvanis 14 inchi di Kecamatan pertama kali dilakukan pada 25-27 November lalu. Kemudian kembali dikerjakan baru-baru ini yang dimulai pada Jumat (16/12) kemarin. Pihak Perumda Tirta Mulia Karimun pun menjadwalkan perbaikan selesai pada Minggu (18/12) hari ini. Namun realitanya hingga Minggu sore, pengerjaan masih terus dilakukan alias belum selesai.

Heri pun menambahkan pengerjaan kebocoran pipa di lokasi yang baru diperbaiki itu dikerenakan adanya kebocoran di sambungan yang dipasang.

“Bocor di sambungan pipa, karena tidak presisi,” tambah Herry.

Sementara salah seorang warga Sinta yang ditemui mengharapkan jangan sampai kejadian krisis air kembali terulang.

“Kita sering dapat info dimedia sosial jadwal mati air. Tapi kali ini jadalnya kelamaan. Apalagi pengerjaannya di lokasi yang sama. Kenapa bisa pengerjaan sampai berulang. Udah di timbun atau dah selesai di bongkar lagi,” terangnya.

Ia pun mengaku akibat distribusi air tak mengalir. Ia harus mencari jasa lori air yang saat ini sulit didapati.

“Ampun bang, cari lori air susah, mau mandi pun susah jadi nya, sementara kita berharap saluran air PDAM,” kesalnya.

Sementara pantauan POSMETRO. Hingga Minggu sore distribusi air masih belum mengalir.(ria)