POSMETRO.CO Metro Kepri Natuna

1.117 Warga Natuna Terdampak Banjir

Seorang polisi membantu menggendong wanita tua saat musibah banjir di Natuna.

>>>BPBD Buka Layanan Pengaduan Banjir

NATUNA, POSMETRO.CO : Banjir yang melanda wilayah Ranai dan sekitarnya sejak Rabu (14/12) kemarin, melumpuhkan aktivitas warga. Banjir kali ini merupakan yang terparah sejak beberapa tahun belakangan.

Data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna menyebutkan titik banjir berada di Kelurahan Ranai Darat diantaranya RW 01 Air Keruh, RW 02 Air Tengah, RW 03 Air Tayan dan RW 04 Sual sepanjang Jalan HR Soebrantas.

Kemudian, Kelurahan Bandarsyah terjadi di RW 05 Pering Utara, RW 09 Sual dan RW 10 Air Payak Air Raya. Perkiraan rumah terendam sekitar 30 rumah dengan ketinggian air berkisar 1,2 meter.

.Selanjutnya Kelurahan Ranai terjadi di perumahan warga sepanjang Jalan Sudirman Kelurahan Ranai RW 2 dan RW 3, perumahan warga di Jalan Dewi Sartika, RW 2, perumahan warga Jalan Hang Tuah RW 04.

Serta di perumahan warga Jalan Sihotang RW 04, perumahan warga Ganh Pauh RW 04, dan Batu Ampar RW 02 Ranai. Dengan ketinggian air berkisar setengah meter.

Lalu di Kelurahan Batu Hitam, Jalan Pancur RW 01 di perkiraan rumah terendam sekitar 70 rumah dengan ketinggian air berkisar setengah meter.

“Jumlah korban berdampak dari peristiwa tersebut untuk sementara sebanyak 1.117 jiwa, yang terdiri dari Kelurahan Ranai Darat 331 jiwa, Kelurahan Bandarsyah 66 jiwa, Kelurahan Ranai 320 jiwa, dan Kelurahan Batu Hitam 400 jiwa,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna, Raja Darmika. Kamis (15/12) di Ranai.

Pihaknya, sebut Raja Darmika terus koordinasi dengan seluruh stakholder terkait untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak banjir tersebut.

“Kita selalu berkoordinasi dengan pihak TNI, Polri, Basarnas, Damkar, Satpol, relawan dan masyarakat sekitar untuk membantu warga yang terdampak banjir” kata Raja Darmika.

Selain itu, katanya Pemerintah Daerah Natuna bersama relawan juga telah membentuk posko tanggap darurat, berpusat di Kantor BPBD Natuna, Komplek Gerbang Utaraku.

“Termasuk membuka layanan pengaduan di nomor 08117090117 dan 08117090112,” sebut Raja Darmika.

Raja Darmika mengimbau agar warga untuk selalu waspada, mengingat curah hujan masih tinggi untuk beberapa hari kedepan.

“Ini merujuk pada informasi perkiraan cuaca, yang disampaikan oleh BMKG Ranai beberapa waktu lalu” kata Raja Darmika.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah memerintahkan seluruh puskesmas yang ada di wilayah Natuna untuk siaga 24 jam.

“Hal ini sesuai dengan arahan Bupati Natuna, Wan Siswandi saat rapat penanganan musibah banjir di kediaman Bupati Natuna Jalan Pramuka, Ranai,” tadi malam terang Hikmat Aliansyah.

Selain itu tambah Hikmah, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan pihak Puskesmas untuk menyiapkan tim khusus apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan kesehatan baik di rumah warga maupun di posko-posko yang sudah ditentukan.

Sementara itu, informasi yang di rangkum masih banyak warga yang belum bisa di evakuasi ketempat yang aman seperti di Kampung Air Raya, Air Lebai, Ranai Darat dan daerah sekitarnya.

Bahkan warga yang terdampak banjir sangat butuhkan bantuan berupa makanan,obat-obatan, selimut, air bersih hingga pakaian. (maz)