POSMETRO.CO Metro Kepri Natuna

Kajati Sosialisasikan Pemahaman Restorative Justice di Natuna

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau melakukan sosialisasi restorative justice dan bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna di Gedung Wanita, Bukit Arai.

NATUNA, POSMETRO.CO : Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Gerry Yasid, melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Natuna.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau melakukan Sosialisasi dan Silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna di Gedung Wanita, Bukit Arai, Senin (12/12).

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi, Asisten Intelijen Provinsi Kepulauan Riau, Ketua DPRD Kabupaten, Kepala Kejaksaan Negeri Ranai, Wakil Bupati Natuna, Asisten l Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Natuna.

Kemudian para Forkopimda, Kepala OPD Kabupaten Natuna, Aggota DPRD Kabupaten Natuna, Camat, Kades, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Gerry Yasid menyampaikan, kedatangannya ke Natuna yang sudah kedua kali itu bertujuan melaksanakan Sosialisasi sekaligus bersilaturahmi.

Gerry Yasid juga menjelaskan tentang pemahaman Restorative Justice, yang bisa dilakukan dalam penanganan kasus-kasus ringan yang terjadi di tengah masyarakat.

Menurutnya, Restorative Justice adalah penangan hukum yang lebih mengedepankan cara kekeluargaan, dengan beberapa syarat tertentu tanpa melalui persidangan di pengadilan.

“Kedatangan saya ke Natuna selain untuk bersilaturahim, juga untuk menyampaikan proses hukum tentang Pendekatan Restorative Justice atau hukum yang berkeadilan,” ungkap Gerry Yasid.

Selain itu ujar Kajati Gerry Yasid juga untuk berkoordinasi, dengan pemerintah dan segenap elemen masyarakat.

“Selain bersilaturahmi kunjungan yang dilakukannya merupakan sebagai koordinasi, dimana koordinasi dan sinergi ini sesuai dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia bersama Kejaksaan serta Pemerintah Dearah,” kata Kajati tersebut.

Gerry Yasid menerangkan bahwa ada tiga komponen utama mewujudkan good governance, atau pemerintahan yang baik, yakni Pemerintah, Swasta dan Masyarakat.

Pemerintah yang di dalamnya ada Aparatur Sipil Negara ucap Gerry Yasid, merupakan pelayan masyarakat yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah mesti mewujudkan hak-hak hidup masyarakat, sehingga tercipta kehidupan yang sejahtera,” kata Gerry Yasid.

Kemudian terang Gerry Yasid, dalam membangun daerah atau negara, Pemerintah harus bersinergi dengan komponen swasta termasuk masyarakat.

“Sehingga seluruh komponen berperan aktif, dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” terang Gerry Yasid lagi.

Dalam kesempatan tersebut Gerry Yasid, juga berpesan kepada pemerintah desa untuk kreatif dalam mengelola desa. Karena tujuan Pemerintah adalah membangun negara yang dimulai dari desa.

“Yang menjadi kunci baik Pemda atau Pemerintah Desa adalah transparansi dan akuntabilitas. Tranparansi adalah terbuka. Akuntabilitas adalah semua pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan. Jika itu dilakukan maka penyelenggara pemerintah akan terhindar dari korupsi,” pesan Kajati Kepri itu.

Kajati mengajak semua elemen, untuk saling berkoordinasi dalam dalam hal tata kelolaan pemerintahan.

“Silahkan koordinasi dengan Kajari, karena itu fungsi kami mendampingi Pemda. Kejari juga berikan pendampingan melalui fungsi Datun atau perdata dan tata usaha negara,” imbuh Gerry Yasid.

Terpisah, Bupati Natuna menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan dari Kepala Kejaksaan Negeri Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir di Natuna.

“Pertama kami ucapkan selamat datang kepada Pak Kajati sudah menyempatkan diri hadir disini, dan kami mohon maaf bila penyambutan kami ada yang tidak berkenan,” ucap Wan Siswandi.

Wan Siswandi menghimbau kepada yang hadir agar mengikuti acara dengan baik.

“Saya berharap kepada Pak Camat, Pak Kades, seluruh OPD dan seluruh hadirin yang hadir di sini agar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, sehingga kita semua dapat memahami apa yang di sampaikan oleh kajati,” imbau Wan Siswandi. (maz)