POSMETRO.CO Metro Kepri

5 Atlet Dojo Macan Tidar Terpilih Ikut Kejurnas Jujitsu

Atlet Dojo Macan Tidar yang tergabung dalam Tim Jujitsu Kepri.

BATAM, POSMETRO.CO : Satuan pengamanan yang profesional harus memiliki skil beladiri. Hal ini sangat disadari oleh Ditektur Utama PT Putra Tidar Perkasa (PTP), Dwifung Wirajaya Saputra.

Ia mendirikan sebuah dojo khusus beladiri di kantor pusat PT PTP di kawasan Batamcentre, Batam. Tempat khusus latihan beladiri ini diberi nama: Dojo Macan Tidar.

“Saat ini, satuan pengamanan PTP wajib berlatih beladiri jujitsu,” katanya saat pelepasan atlet PTP yang terpilih memperkuat Tim Jujitsu Kepri pada ajang Kejuaraan Nasional Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI), Kepala RSPAU dr Hardjolukito Cup, 3 – 4 Desember 2022 di Yogyakarta.

Ia menyebut, ada empat Satpam PTP yang terpilih pada event tingkat nasional itu. Rinciannya, Ryan M Farizal (Newaza 56 Kg Putra), Nazaruddin (Newaza 56 Kg Putra), M Ikbal (Newaza 62 Kg Putra) dan Tomi Riono (Fighting System 77 Kg Putra).

Selain itu, ada juga asisten pelatih Dojo Macan Tidar yang juga ikut bertanding pada Kejurnas ini, yakni Rudi Hartono (Newaza 77 Kg Putra). Total ada lima orang atlet dari Dojo Macan Tidar. Dwifung tentu sangat bangga dengan prestasi Satpam yang dibinanya itu.

“Selain wajib berlatih beladiri, PTP juga sangat mendukung jika ada satuan pengamanan yang berpotensi menjadi atlet,” tegasnya.

Terbukti, hasil latihan dua kali seminggu di Dojo Macan Tidar, ditambah latihan khusus di Dojo Kenacha sebagi pusat pelatihan atlet Indonesia Spider Jujitsu (ISJ), beberapa Satpam PTP  sudah banyak menorehkan prestasi beladiri jujitsu.

Sebelumnya, empat sekuriti PTP juga berhasil meraih medali pada ajang multievent Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Kepri di Bintan. Rincian medali yang diperoleh adalah: Ryan M Farizal (emas), Rafael (perak), Nazaruddin dan M Ikbal, masing-masing menyabet perunggu.

Sebelumnya, pada Kejuaraan Jujitsu se-Kepri pada ajang bertajuk POSMETRO Challenge, tiga atlet PTP juga meraih medali.

“Jangan puas sampai di sini. Terus disiplin berlatih. Kejar prestasi yang lebih tinggi lagi,” pesan Dwifung.

Nah, menariknya, sebagai sekuriti yang terlatih, atlet Dojo Macan Tidar ini juga bisa mengikuti pertandingan beberapa cabang olahraga beladiri.

Di bawah asuhan Pelatih Kepala, Sensei Rozi Juhendra, atlet Dojo Macan Tidar juga ikut pada kejuaraan kickboxing dan karate.

“Tujuan utama kami berlatih beladiri, tentu sebagai bekal beladiri dalam menjalankan tugas. Selain itu, kami juga bisa berprestasi mengharumkan nama dojo, daerah, perusahaan, perguruan dan keluarga,” sebut Ikbal. Saat ini, ratusan satpam PTP berlatih jujitsu di bawah bendera Indonesia Spider Jujitsu (ISJ).

Robi Perdana, Sekretaris Umum PBJI Provinsi Kepri menyebut, ada tujuh atlet jujitsu Kepri yang dikirim mengikuti ajang Kejurnas 2022 itu.

Mereka terseleksi dari beberapa dojo yang ada di Kepri. Selain dari Dojo Macan Tidar, ada juga atlet dari Kenacha dan DR Dojo. Rudi Hartono, yang saat ini sebagai asisten pelatih Dojo Macan Tidar adalah siswa binaan Dojo Kenacha Batam Kota.

Begitu pun dengan Ryan yang saat ini adalah karyawan PTP, juga melakukan pembinaan atlet di DR Dojo sebagai pelatih.

“Mereka, atlet-atlet kebanggan Kepri ini, selama ini digembleng khusus sebagai atlet di pusat pelatihan jujitsu Dojo Kenacha Batam Kota,” jelas Robi. Atlet-atlet yang berlatih pada pemusatan atlet di Dojo Kenacha ini terseleksi dari beberapa dojo di Kepri.

Sejauh ini, keberangkatan atlet untuk Kejurnas bersumber dari pembiayaan mandiri. “Dalam artian, belum ada bantuan anggaran dari Pemda Kepri, baik itu KONI Kepri maupun Dispora Kepri,” ujarnya.

Namun Robi menyebut, atlet akan memberikan hasil yang terbaik untuk mengharumkan nama Kepri.

“Setidaknya hasil ini bisa jadi pedoman kami untuk mempersiapkan atlet pada babak kualifikasi PON XXI yang digelar pertengahan tahun depan,” ujar Robi.

Pada Kejurnas PBJI 2022 ini, ada dua kategori pertandingan yang digelar. Newaza adalah nomor pertandingan yang tidak mengizinkan atletnya melakukan teknik pukulan dan tendangan.

“Atlet harus adu strategi dengan teknik-teknik bantingan dan kuncian,” jelasnya. Kategori lainnya yakni Fighting System.

“Pada nomor ini, ada pukulan dan tendangan yang dilanjutkan dengan teknik bantingan dan kuncian,” sebut Robi.

Nah, dua nomor itu pula yang nanti akan dipertandingkan pada PON XXI di Sumatera Utara. Atlet yang dipertandingkan pada PON XXI adalah yang masuk delapan besar. “Dua sudah menjadi jatah Sumut sebagai tuan rumah. Tinggal enam lagi di masing-masing kelas yang akan diperebutkan oleh semua provinsi di Indonesia,” jelas Robi.

 

Untuk menyeleksi enam besar itu, pertengahan tahun 2023 akan digelar Babak Kualifikasi (BK). Untuk menyonsong BK itu, Robi menyebut akan mulai melakukan pemusatan atlet Jujitsu Kepri pada Januari 2023.(chi)