POSMETRO.CO Nasional Daerah

Ikatan Wanita Keluarga Bone Turut Memeriahkan Parade Kebaya Nasional

posmetro.co — Jakarta: Parade berkebaya ,sebuah perjuangan mempertahankan Budaya kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia yang diduga akan dicaplok oleh negeri jiran.

Dalam memperjuangan Ini IWK Bone( Ikatan Wanita Keluarga Bone), turun gunung sebagai petarung sejati dalam mempertahankan apa yang menjadi hak bangsanya, wanita Bone juga tercatat dalam sejarah mempertahankan dan merebut Kemerdekaan diantara nya Besse’ Kajuara, yang menjadi motifasi bagi Wanita Bone.

Dikomandoi Oleh Ketum PJS IWK Bone Ibu Dra.Hj .Nurwaya dan Sekjen A.Mega Musmar serta petinggi IWK Bone lainya mempersiapkan acara ini sejak pembukaan pendaftaran dimulai ,seluruh anggaran keluar dari kocek pribadi Ketum PJS IWK Bone.

Jumlah peserta sekitar 18.000 orang barisan berkebaya dan ikut ditorehkan dalam Sejarah Perempuan berkebaya dan masuk dalam Rekor Muri.

IWK Bone ikut berjuang dalam merebut rekor Muri dan mempertahan kan budaya Kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia SINGLE NOMINATION DI UNESCO.

Start dari Thamrin 10 bundaran HI
Pukul pul 5.30 WIB. Tetap memperhatikan prokes yang ketat dengan mengunakan masker .

Acara ini diselenggarakan oleh
UNESCO dan BNPT sebuah acara bergengsi dan spectakuler
Keikut sertaan IWK Bone adalah peranan Ketum PJS yang terus memberikan motivasi dan support dalam berbagai hal .

” Saya berharap ibu Ketum PJS IWK Bone sudah mempersiapkan diri untuk menuju Senayan, agar bisa membawa aspirasi 18.000 perempuan Indonesia yang hadir hari ini untuk mewujudkan
mimpi – mimpi perempuan berdaulat menjadi kenyataan,” ujar Andi Mulyati Pananrangi selaku Ketua Umum Aliansi Wartawati Indonesia (AWI) yang juga berdarah Bugis Bone dan tergabung dalam IWK Bone di Jakarta Minggu (06/11/2022).

” Saya yakin beliau Insha Allah menang dalam pantauan kami, Ibu Dra.Nurwaya dekat dengan masyarakat bawah, low profile dan banyak kegiatan sosial tanpa kepentingan politik,” ungkapnya.

“Tepantau media beliau mengirim sumbangan dalam jumlah yang layak pada anak yatim dan dhuafa di pelabuan ratu Jawa Barat,” pungkasnya.
(Lina)