POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Dihantam Angin Kencang, TB Dzakiyyah Marine 99 Tenggelam

Kapal Sea Raider Lanal TBK saat mengevakuasi 8 Kru Tuh Boat Dzakiyyah Marine 99 ke Mako Lanal TBK.(foto-ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Sebuah Tug Boat diketahui mengalami Kecelakaan di laut, Jumat (22/7) sekitar pukul 22.25 Wib. Indetitas kapal tersebut diketahui bernama TB Dzajiyyah Marine 99. Kapal diketahui berangkat dari Bengkalis menuju Selat Malaka.

Kapal tersebut tenggelam pada posisi 02-19.1’U / 101-41.3 ‘S disekitar perairan Selat Malaka, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

“Kapal dalam kondisi tenggelam, sementara kru kapal termasuk ABK yang berjumlah 7 orang saat ini dalam keadaan selamat dan sudah mendapatkan perawatan medis di Lanal TBK,” ujar Danlanal Karimun, Letkol Laut, Joko Santosa, Sabtu (23/7) siang.

Sementara Nakhoda Kapal TB Dzajiyyah Marine 99, Ade Kurniawan (37) yang dikonfirmasi POSMETRO mengakui kapal dalam kondisi tenggelam, namun semua kru kapal dalam keadaan selamat.

“Kru kapal semua selamat, malam itu gelombang kuat, angin juga kuat, kemudian mesin air kami macet, dan saat itu kapal bocor. Kapal malam itu tiba-tiba miring,” ujar Ade.

Ia juga menyebutkan, saat itu beruntung mendapatkan pertolongan dari KM Tanto Bersinar yang sedang melintas saat kejadian tersebut akhirnya membuat nakhoda akhirnya merapatkan ke KM Tanto Bersinar hingga akhirnya berhasil naik ke kapal.

Ade juga menjelaskan kapal berangkat dari Bengkalis dengan tujuan Selat Malaka. Berangkat dari Bengkalis sejak Jumat. Namun di pertengahan jalan di hantam Angin kencang. Ia juga mengatakan kapal berangkat ke selat Malaka guna menarik kapal yang sedang rusak.

“Kami dibantu KM Tanto yang sedang melintas, saat udah naik di atas kapal yang menolong, kapal sudah tidak terlihat lagi dan juga saat dicek sudah tidak terlacak di radar, tenggelam habis,” tegasnya.

Saat ini Seluruh Abk T.B Dzakiyyah Marine 99 yang berhasil di selamatkan dievakuasi di Lanal TBK.

TNI AL pun mengerahkan sejumlah kapal diantaranya Kal Pelawan, patkamla Pulau Karimun dan Sea Rider guna melakukan evakuasi para korban.(ria)