POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Karimun Masuk Daerah Pengguna My Pertamina, Jadi Yang Pertama di Kepri, Ini Kata Pertamina Wilayah Kepri

Salah satu Icon Kabupaten Karimun. (Foto-Riadi)

KARIMUN, POSMETRO.CO: PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga memperluas daerah yang wajib melakukan pendaftaran MyPertamina guna pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite dan Solar Subsidi. Sebelumnya pada 1 Juli 2022 pembukaan awal pendaftaran, Pertamina hanya mewajibkan 11 Kota/Kabupaten saja. Kali ini, daerah yang wajib mendaftar MyPertamina semakin banyak. Diantaranya ada 50 Kota/Kabupaten di Indonesia. Kabupaten Karimun masuk dalam daftar 50 Kabupaten/kota tersebut.

Kabupaten Karimun pun merupakan satu-satunya daerah di Propinsi Kepulauan Riau yang masuk dalam 50 kabupaten/kota yang dikeluarkan pemerintah dalam penertiban penggunaan BBM Subsidi tepat sasaran tersebut.

Section Head Communication And Relations Sumbagut, PT Pertamina Patra Niaga, Agus Setiawan yang dikonfirmasi POSMETRO, Rabu (20/7) membenarkan akan kebijakan perluasan wilayah tersebut. Namun ia memastikan untuk Kabupaten Karimun sendiri belum wajib menggunakan Aplikasi My Pertamina.

“Benar Kabupaten Karimun Kebijakan yang dimaksud bukan untuk kewajiban menggunakan Aplikasi My Pertamina saat masyarakat membeli BBM bersubsidi tersebut. Namun yang dimaksudkan adalah kewajiban melakukan pendaftaran guna dilakuan veifikasi oleh pemerintah,” ujar Agus Setiawan.

Ia pun menegaskan sekali lagi, untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir akan hal tersebut. Pasalnya masyarakat pengguna kendaran roda dua dan roda empat masih bisa membeli BBM Susidi di SPBU-SPBU yang adi Kabupaten Karimun dengan cara membayar tunai.

“Bisa dibilang kebijakan yang dilakukan ini merupakan tahapa sosialisasi, bisa jadi hingga sebulan kedepan, bisa jadi juga lebih, tergantung kebijakan pemerintah yang nantikan akan mengeluarkan kembali keputusan wajib penggunaan aplikasi My Pertamina, jadi kita masih nunggu kebijakan lanjutan dari Pemerintah Pusat,” tambah Agus.

Jadi, lanjutnya, yang dimaksudkan kewajiban tersebut untuk melakukan pendaftaran atau registrasi penerima BBM subsidi Pertalite atau Solar. Dimana pendaftaran dapat dilakukan melalui website MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/.

“Masyarakat tak perlu panik, karena sekali lagi yang dimaksudkan adalah pendaftaran melalui website pertamina yakni https://subsiditepat.mypertamina.id untuk kemudian dilakukan verifikasi,” tutupnya.(ria)

Berikut 50 Kota/Kabupaten yang wajib daftar MyPertamina untuk mendapatkan Pertalite dan Solar Subsidi:

Aceh

– Kota Banda Aceh

Kepulauan Riau

– Kab. Karimun

Bali

– Kab. Badung

– Kota Denpasar

Daerah Istimewa Yogyakarta

– Kab. Sleman

– Kab. Kulon Progo

– Kab. Bantul

– Kab. Gunung Kidul

– Kota Yogyakarta

DKI Jakarta

– Kota Jakarta Timur

Gorontalo

– Kota Gorontalo

Bengkulu

– Kota Bengkulu

Jambi

– Kab. Muara Jambi

Jawa Barat

– Kab. Bandung Barat

– Kota Cirebon

– Kota Bogor

– Kab. Bekasi

– Kab. Cianjur

– Kota Bandung

– Kab. Ciamis

– Kota Tasikmalaya

– Kota Sukabumi

Jawa Tengah

– Kota Semarang

– Kab. Cilacap

– Kota Surakarta

Jawa Timur

– Kota Madiun

– Kota Malang

– Kota Mojokerto

Kalimantan Barat

– Kota Pontianak

Kalimantan Selatan

– Kota Banjarbaru

– Kota Banjarmasin

Kalimantan Utara

– Kota Tarakan

Maluku

– Kota Ambon

Nusa Tenggara Barat

– Kota Mataram

Nusa Tenggara Timur

– Kab. Timor Tengah Utara

Papua

– Kab. Mimika

Papua Barat

– Kab. Sorong

Riau

– Kota Pekanbaru

Sulawesi Selatan

– Kota Makassar

Sulawesi Tengah

– Kota Palu

Sulawesi Utara

– Kota Manado

Sumatera Barat

– Kota Pariaman

– Kab. Agam

– Kota Bukit Tinggi

– Kota Padang Panjang

– Kab. Tanah Datar

Sumatera Selatan

– Kota Palembang

Sumatera Utara

– Kota Pematang Siantar

– Kota Sibolga