POSMETRO.CO Bisnis

SAP Express Mengalami Pertumbuhan Usaha Signifikan di Masa Covid -19

posmetro.co — Jakarta: Kendati tantangan ekonomi dan bisnis masih berlanjut di tahun 2022 sebagai akibat pandemi Covid-19, PT. Satria Antaran Prima Tbk (SAP Express) terus menunjukkan kinerja yang positif.

Hal ini tidak terlepas dari perencanaan strategi yang fokus dan terukur, di mana di tahun ini Perseroan mencanangkan strategi perluasan jaringan bisnis dan penguatan infrastruktur melalui penambahan armada dan gudang untuk usaha fulfillment. Penerapan strategi yang tepat ini tentunya membantu Perseroan untuk dapat memaksimalkan peluang bisnis di tengah perkembangan industri logistik dan layanan kurir yang kian dinamis menyusul tingginya jumlah transaksi digital yang difasilitasi melalui berbagai platform IT seperti marketplace, e-commerce dan social commerce sehingga berdampak positif pada permintaan jasa kurir. Melalui penguatan fundamental bisnis, Perseroan juga merasa yakin akan mampu menciptakan prospek bisnis yang lebih kuat yang menjamin kelangsungan bisnis perusahaan untuk jangka panjang.

“Pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 Perseroan membukukan total pendapatan sebesar Rp.589,40 miliar, mengalami peningkatan sebesar 30,51% atau setara dengan Rp.137,90 miliar apabila dibandingkan dengan nilai pendapatan di tahun 2020 yang hanya mencapai Rp. 451,59 miliar. Pencapaian tercatat sebesar 99,60% terhadap target yang ditetapkan Perseroan pada tahun 2021. Kemudian untuk laba bersih Perseroan, tercatat sebesar Rp.44,92 miliar atau mencapai 74,87% terhadap target yang ditetapkan sebesar Rp.60 miliar Dibandingkan dengan pencapaian laba bersih di tahun 2020 yang hanya tercatat sebesar 31.16 miliar, laba bersih di tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 44,17%,” ujar Denny Parhan Corporate Secretary PT.Satria Antaran Prima TBK saat konferensi pers di sebuah Hotel di Jakarta Timur, Rabu (08/06/2022).

“Sementara itu, realisasi rencana ekspansi bisnis di tahun 2021 berhasil meningkatkan nilai aset Perseroan sebesar 19,17% atau Rp.40,34 miliar menjadi Rp.250,76 miliar dibandingkan nilai aset tahun 2020 sebesar Rp.210,42 miliar. Peningkatan kinerja keuangan juga terlihat pada nilai ekuitas Perseroan yang juga tercatat meningkat sebesar 21,69% dari Rp.137,98 miliar di tahun 2020 menjadi Rp.167,90 miliar di tahun 2021,” paparnya.

Semasa Pandemik Perseroan merasa berkewajiban membantu ketahanan perekonomian nasional dengan secara aktif melakukan inisiatif pendekatan pendekatan kepada pelaku ekonomi kecil dan menengah di seluruh Indonesia yang jumlah nya mencapai puluhan juta dengan melakukan terobosan terobosan dan investasi pada platform IT seperti membuat portal sapxads.com dan kitakirim.id, dua platform lokapasar tersebut dibuat untuk membantu mitra konter agen SAP Express dan UMKM di seluruh Indonesia agar dapat memasarkan produk produk mereka. Selain itu Perseroan juga aktif membantu mensosialisasikan program program SAP Express Courier

Pengembangan kepada UMKM untuk melakukan pemasaran melalui digital marketing agar dapat memaksimalkan pemasaran produknya dan meningkatkan penjualan.

Selain hal tersebut di atas, Perseroan juga mengambil langkah langkah strategis dengan berkolaborasi dengan perusahaan perusahaan berskala global yang juga bergerak dalam bidang logistik seperti Fedex dan Yusen Logistics Indonesia. Kami meyakini kolaborasi strategis ini dapat memberikan manfaat dari sisi pengembangan bisnis ke depannya untuk pihak- pihak yang terlibat di dalamnya. Kepercayaan perusahaan berskala global tersebut untuk menggandeng SAP Express adalah bentuk manifestasi dari kualitas Perseroan.

“Dengan langkah dan strategi yang tepat dalam situasi ekonomi yang masih belum menentu karena pandemik Perseroan yakin dapat terus melanjutkan trend positif yang telah dicapai Perseroan selama beberapa tahun terakhir dan optimis dalam menatap masa depan usaha nya. Kami bekerjasama beberapa instansi, dan memasarkan banyak produk unggulan UMKM. Kami melakukan sosialisasi, edukasi melalui webinar dan mendatangkan ahli UMKM dari Singapura sebagai pembicara/ motivator untuk memberi semangat para pelaku UMKM. Kami juga menambah cabang dan sub cabang. Serta akan menambah gudang. Saat toko offline banyak yang tutup, nah inilah peluang besar bagi toko online yang tentunya banyak memakai jasa kurir,” ungkap Denny.

Budiyanto Darmastono selaku Presiden Direktur PT.Satria Antaran Prima TBK mengatakan,” Kami memberi edukasi agen counter agar bisa meningkatkan penjualan. Bagaimana hadapi 5.1, karena pertumbuhan e- commerce di Indonesia mendapat peringkat 1 di dunia. Untuk penggunaan drone seperti diluar negeri belum bisa diterapkan di Indonesia seperti negara lain karena tidak banyak apartemen. Bisa- bisa setelah barang diterima dronenya diambil pula, hilang kan, jadinya?

“Kami membutuhkan mitra kurir yang banyak. Bisnis ini akan tumbuh terus selama e- commerce tumbuh,” imbuhnya.

“Ketika di tanya apakah ada pembagian deviden? Budiyanto mengatakan tak ada pembagian deviden. “Keuntungan 41 M kami akan investasi untuk pembangunan gudang 2 lantai, pengadaan mesin sortir, pembukaan kantor cabang di kabupaten, agar mudah berkoordinasi dengan UMKM. Kami mudah mengumpulkan UMKM disatu wilayah. Kami juga buat rekruitmen sendiri, menambah sales. Karena saat ini sudah ada 219 kantor cabang di seluruh Indonesia,” paparnya.

“Ini bisnis jaringan, kalau jaringan kuat service lebih bagus. UMKM di daerah bisa diberdayakan, bisa titip barang pada kami untuk dipasarkan dan kami kirim langsung ke pembeli. Kami juga memberi pelatihan pada UMKM Bagaimana menumbuhkan revenue dan profit, jangan sampai rugi. Untuk kerjasama kita sangat terbuka. Industri jasa antaran adalah turunan e- commerce makanya saat pandemik justru meningkat. Armada kami sudah ribuan, karyawan kami sekitar 5481orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Target pertumbuhan tahun ini sekitar 20% — 30%. Jumlah pengiriman 1500 — 2500 paket perhari,” pungkasnya.
(lina)