POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Jadikan Gerakan Masyarakat untuk Pemberdayaan Keluarga

* Marlin pada Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK

BATAM, PM: Ketua TP PKK Kota Batam Hj Main Agustina Muhammad Rudi menginginkan Gerakan PKK kembali pada ruh-nya, yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga. Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian, keluargalah yang juga harus diberdayakan, karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat.

“Apabila keluarga-keluarga di Indonesia ini dapat  kita  berdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya, maka berarti Gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan,” kata Marlin pada puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 Tingkat Kota Batam di Hotel Swiss Bell, Harbour Bay, Batam, Rabu (25/5).

Dengan semangat itu, kata Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini, menjadi sangat beralasan bilamana Tema Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tahu ini, adalah Lima Puluh Tahun Gerakan PKK: Berbakti untuk Bangsa, Berbagi untuk Sesama.

Tema itu, kata Ketua PIKORI BP Batam ini, harus melekat dalam hati sanubari Keluarga Besar Gerakan PKK. Tema ini juga harus menjadi tekad bersama bahwa para kadernya ingin mendedikasikan semua pengabdian dan kiprahnya Gerakan PKK dalam ikut serta memajukan dan mensejahterakan masyarakat, yang berarti juga untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia.

Tampak hadir dalam peringatan itu, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Ahmad. Hadir juga tokoh perempuan Kepri Ibu Hj Sri Sudharsono serta sejumlah Kepala OPD Pemko Batam.

Perempuan kelahiran Karimun ini berkisah, bahwa sepanjang lima dekade perjalanan Gerakan PKK, tentu banyak hal yang telah dilakukan. Dinamika perjalanan Gerakan PKK selama ini, bisa menjadi bahan pembelajaran bagi semua. Bahwa upaya memberdayakan keluarga dan masyarakat itu perlu dilakukan dengan pendekatan cipta rasa dan karsa, yakni dengan hati dan niat yang tulus.

“Karena itu, Gerakan PKK pada hakekatnya dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kerjasama,” kata Ketua GOW Kota Batam ini.

Marlin ingin momentum Peringatan HKG-PKK kali ini juga harus mampu didayagunakan sebagai media untuk mawas diri secara kelembagaan dan melakukan evaluasi dalam program. Untuk melakukan hal itu, sudah ada instrumen manajemen kelembagaan dan program sebagaimana disepakati bersama dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK Tahun 2021. Hal ini menjadi penting, karena pada hakekatnya program-program PKK dapat terlaksana secara baik dan tepat sasaran, ketika itu semua dikelola oleh sistem manajemen kelembagaan yang juga baik.

“Saya harap momentum Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 Tahun 2022 ini, menjadi titik tolak kita untuk memompa semangat pembaharuan kita dengan mengembangkan daya kreasi dan kreatifitas kita dalam pemberdayaan keluarga dalam arti luas,” kata Wagub Marlin.

Marlin berpesan, bahwa kemeriahan dan rasa syukur dalam memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK, haruslah selalu menimbulkan gelora,  yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah dan kridanya Gerakan PKK. Semangat yang menggelora itu harus senantiasa dimiliki, karena Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah haruslah mampu menyelaraskan dengan kebijakan Program Pemerintah. Pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas Tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya. (***)