POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Disperindag Sulap MB2 Jadi Pusat Oleh-Oleh Batam

BATAM, POSMETRO.CO : Dinas Perindustrian dan Prrdagangan (Disperindag) Kota Batam, bakal meresmikan sentra penjualan oleh-oleh khas Kota Batam pada Tanggal 5 Juni mendatang di Mall  Botania Dua (MB2).

Sebanyak 70 stan untuk pelaku usaha UMKM akan dipersiapkan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, di depan puluhan pelaku UMKM Kota Batam yang dipastikan akan mendapat tenant.

Dikatakan Gustian Riau, sentra pusat belanja oleh-oleh ini akan dibuat di lantai dua MB2 dengan konsep one stop service area, yang dilengkapi dengan berbagai oleh-oleh.

“Ini sentra pertama oleh-oleh. Jadi nantinya kalau mau oleh-oleh paling lengkap, bisa dicari disini tidak repot-repot lagi,” kata Gustian Riau.

Gustian juga memiliki alasan MB2 menjadi sentra oleh-oleh yang strategis, dikarenakan dekat dengan bandara dan pelabuhan.

“Kalau tamu dari luar yang akan pulang, mendadak cari oleh-oleh bisa belanja disini dengan waktu lebih efisien Tidak berlama lama ke airport dan pelabuhan,” ujarnya.

Untuk itu, Gustian Riau meminta para pelaku UMKM bisa menyiapkan produk yang dijual memenuhi kualitas standar nasional dan internasional.

“Kita kan berbatasan dengan negara tetangga, tentunya produk yang disajikan harus benar-benar berkualitas, dan diusahakan standar internasional,” imbaunya.

Tidak hanya memberikan kemudahan gratis lima bulan bebas sewa tempat, Disperindag juga memfasilitasi UMKM binaannya mensertifikasi keamanan produk makanan dan minuman dari BPPOM, juga membantu memfasilitasi mendapatkan  lebel halal dari MUI.

“Nanti secara kolektif kita akan menjembatani untuk sertifikasi BPPOM dan MUI. Selain halal dan aman, kita juga akan memberikan pelatihan cara pengemasan produk yang menarik,” kata Gustian Riau.

Sementara itu untuk sistem penjualan, Disperindag akan menyiapkan satu kasir sebagai kontrol penjualan, dan meminta kepada para pelaku usaha untuk serius dalam menjalankan usahanya.

“Kita siapkan satu kasir, agar kita bisa mengontrol mana UMKM yang laku dan tidak laku. Jika ada kekurangan bisa sharing sama kita. Kita juga akan buat surat pernyataan  secara tertulis kepada UMKM. Jadi kalau tidak serius akan digantikan dengan yang berminat,” pungkasnya.

Sementara itu Manager Operadional MB2 Tony Richard Lim menyatakan, pihaknya mendukung gagasan Disperindag dalam memajukan UMKM Kota Batam yang akan bekerjasama dengan MB2.

“Kami menyambut baik dan mendukung gagasan ini. Selain bisa membantu meningkatkan perekonomian para pelaku usaha dan pariwisata, paska pandemi Covid-19 juga bisa meningkatkan trafik mall,” ucap Tony.

Erni pelaku usaha yang ikut terdaftar untuk bisa menjual produknya di MB2 mengatakan, sangat bersyukur dan mengucapkan rasa terima kasih atas peran serta pemerintah terutama Disperindag Kota Batam yang telah memfasiltasi para pelaku UMKM.

“Kami berterima kasih Disperindag dan Bu Marlin yang punya gagasan cemerlang, mau mewadahi bisa berusaha disini. Selama ini kami terbentur dengan tempat. Selama ini penjualan kami dilakukan secara online saja, dan berharap ada peningkatan setelah bergabung,” kata Erni. (abg)