POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Wagub Marlin Hadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2023

BATAM, POSMETRO.CO: Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina mengapresiasi langkah cepat Pemko Batam menggelar Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengakselerasikan pembangunan dan peningkatan ekonomi di Kepri yang muaranya untuk mensejahterakan masyarakat.

“Rasanya memiliki masyarakat dan menjaga tiap infrastruktur yang dibangun, misalnya akan semakin tumbuh. Apalagi yang mereka sampaikan diakomodir. Seperti yang terlihat belakangan ini, infrastruktur yang dibangun memudahkan dan meningkatkan produktivitas masyarakat,” kata Wagub Marlin usai menghadiri FKP Ranwal RKPD Kota Batam Tahun 2023 di Aula Embung Fatimah Kantor Walikota Batam, Rabu (12/1) malam.

Wagub Marlin menyampaikan, masyarakat senang karena apa yang direncanakan untuk kepentingan mereka dieksekusi atau dilaksanakan oleh Pemko Batam. Apalagi pembangunan infrastruktur itu disinergikan dengan BP Batam. Termasuk berkolaborasi dengan memanfaatkan anggaran Provinsi Kepri dan Pemerintah Pusat. Bahkan pada beberapa tempat, pihak swasta juga terlibat dalam memantapkan infrastruktur di Batam.

Ketua GOW Kota Batam ini melihat, tema yang diangkat, memang memberi harapan untuk masyarakat Batam bahwa pemerintah memberi perhatian besar dalam meningkatkan produktivitas mereka. Tema RKPD ini adalah Pemantapan Infrastruktur Perkotaan Untuk Meningkatkan Akselerasi dan Penataan Pembangunan Ekonomi Berbasis Potensi Daerah.

“Terima kasih dukungan seluruh komponen masyarakat. Karena tanpa dukungan masyarakat, pembangunantak akan sukses,” kata Wagub Marlin.

Wagub Marlin menambahkan, Batam pun mensejalankan kegiatan pembangunannya dengan visi yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Terlebih pada program pembangunan infrastruktur, peningkatan sukber daya manusia dan ekonomi.

Kata Wagub Marlin, seperti disampaikan Wali Kota Batam dalam sambutannya, bahwa pembangunan Batam masih menitikberatkan perihal pentingnya penyiapan infrastruktur. Yang demua itu untuk mendukung sektor potensial di daerah, seperti pariwisata yang beberapa tahun terakhir terhambat karena pandemi.

Pada kesempatan itu Wali Kota HMR, sapaan akrab H Muhammad Rudi, memamarkan sejumlah lompatan besar (kebijakan pembangunan) lain yang akan dilakukan. Seperti pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, yang akan dilaksanakan oleh konsorsium. Pengembangan akses, infrastruktur pendukung moda transportasi udara ini, tentu saja menjadi daya dukung mobilitas ke Batam, baik mobilitas warga lokal, wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

“Sembari konsorsium mengerjakan bandara, tugas kita tingkatkan akses dari bandara ke kota,” ucapnya.

Akses menuju kota maksud HMR, yakni Jalan Jenderal Sudirman. Tahun ini, ungkap Rudi, tahap pembukaan (peningkatan) akan mulai dilakukan dari Simpang Laluan Madani hingga bandara.

Jalan yang sejatinya memanjang hingga ke Pelabuhan Batuampar ini akan menjadi poros utama dan kebanggaan Kota Batam.

Bagaimana tidak, jalan tersebut akan sangat lebar yakni masing-masing lima lajur dan sisi kiri-kanan sepanjang jalan akan ditanami kayu jati emas.

“Bisa kita bayangkan betapa indahnya jalan ini, kita melewatinya tak akan bosan. Kalau sudah begitu, Batam akan semakin menarik dan orang akan berjubel ke Batam (baik berwisata maupun berinvestasi),” imbuhnya.

Selain bandara, Rudi juga mengungkapkan pengembangan KEK Kesehatan di Sekupang, termasuk rumah sakit yang maju. Selain itu, investor dari Dubai, Thumbay Medicity, juga tertarik ingin membangun Universitas Kesehatan bertaraf internasional.

Lagi-lagi, Rudi menyebutkan penyediaan akses penghubung merupakan hal yang krusial. Rudi percaya, tersedianya infrastruktur kesehatan dan didukung akses, juga akan menjadi daya tarik bagi Batam. “Orang tentu akan memilih berobat di Batam,” katanya.

Pengembangan Pelabuhan Batuampar juga tidak luput dari perhatian. Sektor ini memiliki potensi yang sangat besar yang dapat menggeliatkan ekonomi.

“Pendalaman alur sudah dilakukan juga penataan kawasan pelabuhan. Ini berkat dukungan semua pihak, terutama Forkompinda,” katanya. ***