POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Dua Orang Diamankan Pasca Tenggelamnya Boat Penumpang PMI Ilegal di Perairan Malaysia

BATAM, POSMETRO.CO: Satgas Misi Kemanusiaan Internasional pengungkapan kasus tenggelamnya boat penumpang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Johor Baru, Malaysia bergerak.

Dua orang berhasil diamankan pada Jumat (14/12) lalu. Dua laki-laki itu berinisial JI dan HS. “JI diamankan di rumahnya, Perumahan Harapan Jaya Bengkong,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhart, Senin (27/12).

Sedangkan, HS diamankan bersama barang bukti di sekitar Belian, Batamcenter. Dua tersangka, adalah orang yang bertanggungjawab secara hukum dibalik tenggelamnya boat penumpang PMI ilegal di perairan Johor Baru, Malaysia, beberapa waktu lalu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan. Kita juga menyita 7 unit speedboat dan 1 kapal kayu saat ini ada di Bintan,” jelas Harry. Barang bukti ini digunakan untuk memudahkan para pelaku mengangkut pekerja migran ilegal.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Jefri Siagian yang juga selaku Wakasub Satgas II Gakkum menambahkan, banyak yang terlibat dalam kasus pengiriman PMI ilegal tersebut.

“Ini sindikat. Dua orang ini, hanya sebagai penghubung PMI ilegal di Batam. Mereka yang menampung lalu membawanya ke wilayah Bintan untuk diberangkatkan lewat pelabuhan tikus menuju Malaysia,” terang Jefri.

Pihaknya, saat ini sudah mengantongi beberapa identitas calon tersangka untuk ditindaklanjuti. “Tidak berhenti sampai di sini, Satgas terus kembangkan kasus ini,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, uang yang disiapkan oleh para PMI ilegal untuk sampai ke Malaysia bervariasi, Rp 4 jutaan. Pihaknya sejauh ini sudah mengedukasi masyarakat kalau proses pengiriman PMI ilegal tidak ada perlindungan hukumnya.

“Maka kita imbau masuk lah melalui jalur yang resmi,” tegasnya. Kedua tersangka dijerat Pasal 81 dan Pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia, ancaman paling lama 10 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Sementara, 11 jenazah PMI ilegal yang sampai di Batam beberapa waktu lalu, sudah dipulangkan ke kampung halaman. “Rata-rata jenazah dari luar pulau Batam, Kepri,” tutupnya.

Sebelumnya, kasus tenggelamnya boat penumpang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Johor Baru, Malaysia ini disorot Mabes Polri, hingga dibentuk nya Satgas Misi Kemanusiaan Internasional.(cnk)