POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Sempat Melapor ke Polisi Jadi Korban Rampok di Batuaji, Ternyata Pria Ini….

Muh Irwan

BATAM, POSMETRO.CO : Unit Reskrim Polsek Batuaji sempat menerima laporan dari Muh Irwan. Pria berumur 49 tahun itu mengaku dirampok oleh sekelompok orang di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Hutan Wisata Mata Kucing, Kecamatan Batuaji.

Dalam laporannya, Irwan mengatakan ia hendak pulang ke rumahnya di sekitar Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (26/10) pukul 02.00 WIB. Dalam perjalanan, korban mengaku melihat tali besar warna putih yang melintang.

Namun saat korban menerobos, sepeda motor yang dikendarainya tersangkut di tali. Tiba tiba, 6 orang yang tidak dikenal keluar dari semak-semak samping kiri jalan. Lalu pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam sambil berkata “Kalau kamu mau selamat serahkan motor, kalau tidak serahkan motor kamu mati”.

Korban yang masih di atas motor pasrah. Kedua tangannya diangkat ke atas. Lalu pelaku merogoh kantong korban. Di dalam sakunya ada 1 unit Handphone merk Oppo A5 Ram 4 dan uang tunai sebesar Rp.1.500.000 dan 2 helm.

Setelah meraih barang korban, pelaku menyuruh Irwan pergi dengan jalan kaki, sementara sepeda motor honda metik yang ia tunggangi di tinggal, di dalam joknya ada 1 lembar STNK. Kepada polisi, korban mengaku mengalami  kerugian Rp. 14.750.000.

Berangkat dari laporan tersebut, tim opsnal Polsek Batuaji  langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pengecekan di seputar jalan raya Hutan  Wisata Mata Kucing. Alhasil, polisi menemukan kejanggalan, laporan yang dibuat Irwan tidak sesuai fakta.

“Karena ada kejanggalan, kami pun kembali mengintrogasi yang bersangkutan,” kata Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Budi Santosa.

Tidak butuh waktu lama, laporan palsu yang Irwan buat bisa terbongkar. Bahkan Irwan juga mengakui jika laporan yang ia buat tidak benar.

Budi mengatakan, sebelum buat laporan, Irwan sempat menikmati suasana malam di Cafe Dewi Sri, Komp Ruko Batavia,Sagulung. Di cafe tersebut, Irwan memesan minuman merk chivas.

“Senin(25/10) sekira pukul 21.30 WIB, Irwan sedang menikmati minuman beralkohol di cafe. Setelah selesai minum dan ingin meninggalkan cafe, Irwan tidak sanggup membayar bill yang di berikan oleh kasir cafe sebesar Rp.2.705.000,” terang Budi, Kamis (28/10).

Sebagai jaminan agar Irwan bisa keluar dari cafe, ia harus meninggalkan barang-barang miliknya berupa tas yang berisi dokumen penting, 2 buah helm sebagai jaminan dengan perjanjian akan membayar bill setelah pelaku gajian.

“Laporan palsu yang dibuat pelaku bertujuan supaya pelaku tidak ditagih nota bill, dan pembayaran bisa ditunda,” papar Budi.

Sebagai barang bukti, Polsek Batuaji mengamankan 1 tas salempang warna hijau tua,  2 helm, 1 lembar KTP Muh Irwan, 1  lembar Sim C, 1  botol minuman sisa merk chivas 12 dan 2 lembar nota tagihan.

“Pelaku diancaman hukuman 7 tahun penjara. Dia di kenakan pasal 242 Ayat (1) K.U.H.pidana,” pungkasnya. (jho)