POSMETRO.CO Metro Sport

Jujitsu Jabar Rebut 3 Medali di Papua

Foto bersama tim jujitsu Jabar.

PAPUA, POSMETRO.CO : Capaian prestasi Jujitsu Jawa Barat (Jabar) pada ekshibisi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, menjadi modal besar untuk prestasi gemilang di masa mendatang.

Ketua Kontingen Jujitsu Jabar, Agus Vickram menyebut, Tim Jujitsu Jabar berhasil membawa pulang satu emas, satu perak dan satu perunggu.

“Prestasi ini layak diperhitungkan,” ujarnya optimis. Pada ajang PON XX Papua, cabor jujitsu memang masih dalam tahap ekshibisi. Kendati begitu, Jabar sudah lama menyiapkan atlet agar di Papua bisa tampil maksimal.

“Target kami sebenarnya, ya, pada PON berikutnya,” sebut Agus. Pada PON XXI di Sumut-Aceh itu, jujitsu sudah menjadi cabor yang dipertandingkan.

“Itu saatnya kami berbuat untuk Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Target itu bukan tanpa program kerja. Sepulang dari Papua, Agus langsung berbenah. “Kita sudah tahu kekuatan atlet masing-masing daerah,” sebutnya. Walau pada PON Papua, cabor jujitsu masih ekshibisi, namun semua atlet terbaik jujitsu yang dimiliki Indonesia, ambil peran dalam pertandingan. Mantan-mantan atlet nasional itu bertanding mewakili provinsinya masing-masing.

Dijelaskan Agus, pada ajang PON XX Papua, jujitsu memang masih sebagai cabor ekshibisi. Tapi sebelumnya, cabor jujitsu untuk kategori newaza, sudah dipertandingkan di tingkat Asian Games dan SEA Games.

“Atlet-atlet yang pernah mewakili Indonesia ini, bertanding dengan kondisi terbaiknya pada ekshibisi PON Papua,” kata Agus.

Jabar juga membawa Anada Mauludi Ikhsan. Atlet yang akrab disapa Caca ini merupakan atlet Indonesia yang pernah bertanding di ajang Asian Games dan SEA Games.

“Caca kembali bisa membuktikan diri menjadi yang terbaik di Indonesia,” ujar Agus. Caca bertanding di nomor 62 Kg Newaza Putra. Hasil akhir, Caca berdiri di podium tertinggi. Membawa pulang medali emas.

Agus mengakui, ada kejutan pada ekshibisi PON XX Papua. Bertanding di MPCC Timika, Minggu (10/10), banyak atlet wajah-wajah baru masuk dalam peraih medali. “Ini juga menjadi pertimbangan bagi kami untuk menyusun program kerja guna mencapai prestasi di masa mendatang,” katanya.

Selain Caca, dua atlet Jabar lainnya yang meraih medali adalah Nurul Fikri, atlet 69 Kg Newaza Putra. Ema Reviani, seorang atlet fighting system putri yang turun di kelas 56 Kg harus puas membawa pulang medali perunggu. Pada ajang itu, Jabar menurunkan tujuh atlet. Empat lainnya memang belum bisa berdiri di podium. Mereka adalah Wahyu Handoko, Raka Natawijaya Raharjo, Desyana Gemina Maharani dan Evelyn.

Mengamati perkembangan jujitsu yang makin merata di sejumlah daerah di Indonesia, Agus meyakini, Jabar juga banyak potensi atlet yang bisa digali.

Ajang Pekan Olahraga Provinsi Jabar tahun 2022 mendatang, menjadi wadah bagi semua atlet jujitsu Jabar untuk unjuk prestasi.

“Selanjutnya, kami akan terus melakukan pembinaan atlet ke semua perguruan atau club dan perguruan jujitsu yang ada di Jabar,” janjinya.

Agus optimis, atlet Jujitsu Jabar bisa berprestasi di tingkat internasional. Apalagi, kata Agus, Jabar punya banyak pelatih hebat.(chi)