POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Prioritaskan Prokes Meskipun Kasus Covid-19 Melandai

Walikota Batam, Muhammad Rudi. (Foto-hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Penanganan kasus Covid-19 kian melandai, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sekaligus Kepala BP Batam kembali mengingatkan masyarakat tetap memprioritaskan protokol kesehatan saat beraktivitas.

“Meskipun kasus sudah turun, tetap prioritaskan prokes. Kita harus waspada karena Covid-19 masih ada,” pesan Rudi, Jumat (8/10).

Penanganan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) tersebut.

“Capaian ini harus kita pertahankan hingga pandemi ini berakhir. Kalau bisa nol kasus, jadi kita bisa berada di zona hijau,” ucapnya.

Tidak hanya itu, berdasarkan data harian yang dirilis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Jumat (8/10), jumlah warga yang terkonfirmasi positif ada empat orang, sementara yang sembuh ada dua orang, dan pasien meninggal tidak ada.

Secara komulatif, pasien yang sembuh sudah mencapai 24.941 orang, pasien meninggal 837 orang. Kemudian, pasien dalam perawatan turun menjadi 22 orang. Terhitung total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 25.800 orang, sejak Maret 2020 hingga Oktober 2021.

“Saya meminta kita semua tetap taati prokes. Gunakan masker, jaga jarak, terap berolahraga, dan lainnya. Pandemi ini harus kita tuntaskan,” ucap dia.

Sementara itu, kecamatan yang sudah zona hijau di Batam meliputi Batuampar, Bulang, Belakangpadang, Bengkong, Galang, dan Sagulung. Sementara, wilayah zona kuning, stagnan di Lubuk Baja, Sekupang, Seibeduk, Batuaji, Batam Kota, dan Nongsa.

“Semoga Batam khususnya dan Indonesia umumnya segera terbebas dari pandemi ini. Masyarakat sehat, ekonomi pulih,” pungkasnya.

Hal senada juga diakui, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid. Masyarakat diminta tetap taat prokes jangan abai. Karena, pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Jika kita terus menerapkan prokes, jangan sampai kasus Covid-19 naik. Karena, Covid-19 masih ada,” terangnya. (hbb)