POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

PTM Dibuka 1 Oktober, Pelajar di bawah 12 Tahun Keputusan Ditangan Orang Tua

KARIMUN, POSMETRO.CO: Pemerintah Kabupaten Karimun resmi menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dibuka kembali untuk semua tingkatan sekolah, mulai dari TK,SD, SMP hingga SMA. Pembukaan ini resmi seiring dengan keluarnya surat dengann omor 404/DISDIK-SEKR/IX/2021 tentang kebijakan pembelajaran di masa PandemiC ovid-19 Tahun ajaran 2021/2022 yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Karimun pada 27 September kemarin.

Dalam pemberlakukan PTM, disebutkan diwajibkan bagi pelajar dengan usai 12 tahun
atau lebih dan yang sudah melakukan vaksinasi. Begitu juga bagi tenaga pendidik
yang belum melakukan vaksinasi juga disarankan untuk melakukan pembelajaran atau pemberian materi dari rumah atau jarak jauh.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Drs Fajar Harsion Abidin, MSi
yang dikonfirmasi POSMETRO, Selasa (28/9) membenarkan PTM akan segera dibuka
mulai 1 Oktober ini.

“1 Oktober di Karimun PTM resmi kita buka sesuai keputusan bersama di se
Propinsi Kepri, yang mengikuti PTM diwajibkan yang usia 12 tahun atau lebih dan
sudah di vaksinasi,” ujar Fajar.

Disebutkan Fajar, untuk yang dibawah 12 tahun atau belum divaksin bukan berarti
tidak dapat mengikuti PTM. Akan tetapi juga diperbolehkan. Namun harus ada
persetujuan dari orang tua murid yang memperbolehkan mengikuti PTM dengan
mengisi surat pernyataan yang sudah disedikan di sekolah masing-masing.

“Pelajar TK, SD yang masih berusia dibawa 12 tahun boleh ikut PTM atau tidak.
Keputusan ada di tangan orang tua murid. kalau tidak setuju berarti tetap
belajar secara daring,” ucap Fajar.

Disebutkan Fajar dalam persiapan sekolah untuk PTM di Karimun, tentunya ada
sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi setiap sekolah, terutama masalah
protokol kesehatan yang harus di patuhi.

“Dan tentu sudah dilakukan pengecekan terkait kesiapan itu, selain itu jika
nanti ada salah satu siswa yang ternyata terpapar Covid-19 saat PTM dilaksanakan
tentunya proses PTM di sekolah itu akan di hentikan,” tegas Fajar lagi.(ria)